Untuk proses pembuatan itu kemarin diberi waktu satu minggu sudah harus selesai. Karena bahan-bahannya sudah ready sehingga bisa memenuhi waktu yang diberikan.
"Waktu yang diberikan itu satu minggu, jadi dikebut. Satu hari bisa jadi banyak, karena bahannya sudah ready, kita juga lihat modelnya yang sudah ada atau baru," paparnya.
Vandal-vandal itu kalau dijual per item itu dengan harga sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per itemnya.
Surya Art sendiri sudah berdiri sejak tahun 2011 lalu hingga sekarang. Sejak awal fokusnya memang wayang.
"Karena saya ingin wayang yang kita punya secara budaya supaya banyak yang kenal, jadi tidak hanya wayang yang dipentaskan tapi juga untuk ornamen rumah, souvernir atau," tandas dia.
Sejauh ini sudah banyak pihak-pihak yang pesan produknya, seperti pesanan wayang kulit untuk hiasan dinding di Istana Negara oleh mantan Wakil Presiden, Budiyono. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga sering pesan souvernir untuk kenang-kenang ke sini.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS