SuaraSurakarta.id - Direktur Eksekutif Indonesian International Education Foundation (IIEF) Diana Kartika Jahja SS M App Ling mengatakan beasiswa hendaknya tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan tetapi mendidik dan mengasah penerimanya agar dapat berkontribusi balik.
"Paling penting adalah membekali para penerima beasiswa dengan berbagai keterampilan dan juga kemampuan nonteknis. Serta mempersiapkan penerima untuk dapat berkontribusi balik bagi masyarakat," kata Diana dikutip dari ANTARA, Sabtu (10/9/2022).
Oleh karena itu, lanjut dia, perlu adanya pengayaan bagi penerima beasiswa untuk aktif pada kegiatan sosial di masyarakat. Menurut dia, penting menciptakan generasi muda sebagai generasi muda yang holistik tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki hati dan peduli pada sesama.
Dia memberi contoh program Beasiswa Cakrawala yang merupakan inisiatif IIEF untuk membantu anak-anak dari keluarga industri penerbangan atau aviasi sebagai salah satu sektor yang terdampak pandemi COVID-19.
Program beasiswa dengan 130 peserta asal Jabodetabek itu memberikan tunjangan belajar 1 tahun, untuk siswa SMA sebesar Rp 12 juta, sedangkan untuk mahasiswa sebesar Rp19,2 juta.
Para penerima beasiswa juga mendapat program pendampingan non-akademis serta pengembangan kepemimpinan dan profesional bersama para mentor profesional.”
"Mereka juga dibimbing untuk berkegiatan bersama merencanakan dan menjalankan proyek sosial untuk mengasah nilai-nilai pengabdian sosial kepada masyarakat," kata praktisi yang sudah berkecimpung puluhan tahun di dunia pendidikan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Polresta Solo dan BI Musnahkan Ribuan Lembar Uang Palsu, Nilainya Bikin Geleng-geleng!
-
Sikat Motor Terparkir di Teras, Pemuda Asal Walantaka Diamankan Satreskrim Polresta Solo
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo