SuaraSurakarta.id - Tak hanya sang istri yang berbeda pandangan mengenai dukun, adik pengacara dukun se-Indonesia Firdaus Oiwobo pun juga tidak mempercayai dukun.
Ia mengatakan bahwa dukun itu ada, mempercayai hal yang gaib juga wajib hukumnya. Namun jangan sampai mengikuti praktik perdukunan karena hak itu dilarang oleh agama.
"Nggak bisa itu dilarang agama," kata adik Firdaus kepada kakaknya dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @topiksucerz, dikutip Suarasurakarta.id, Selasa (30/8/2022).
Bahkan ia mengatakan orang yang mengikuti praktik perdukunan adalah orang yang bodoh karena mereka bersikap seperti orang jahiliyyah pada masa nabi Muhammad.
"Iya sama aja balik ke jalan jahiliyah dong, agama udah diturunin buat cari jalan yang bener lu malah lari ke dukun, gimana sih," paparnya.
Selain itu, ia pun justru membalas olok-olok Firdaus mengenai pekerjaannya menjadi ojek online alias ojol dengan memberikan nasihat kepadak Kakanya itu.
Menurutnya kehidupan di dunia ini seperti di belanja di super market, semakin banyak yang kamu ambil maka akan lama juga ketika proses membayar di kasir.
Meskipun ia merupakan seorang sarjana ekonomi dengan ipk tinggi, ia tetap ikhlas menjalani kehidupannya menjadi ojek online.
"Kita mah sebagai manusia jalanin aja peran yang Allah berikan, itu aja nggak usah ngoyo, tidak usah terlalu berlebih-lebihan," ujarnya.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Tawari Guru Habib Jindan Adu Tembak AK-47, Ogah Pakai Airsoft Gun
Sontak, nasihat adik Firdaus itu membuat warganet kagum.
"The real ilmu padi, bahasa dan intonasi nya merendah tapi ilmu nya mantap," ungkap akun @****ga.
"Sarjana itu cuma identitas di dunia, (jawaban) kelas," puji akun @*****da.
"Muka mereka mirip, untung aja sifat mereka nggak mirip," tutur akun @*****Ay.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Cegah Sweeping Ormas Saat Ramadan, Polresta Solo Tingkatkan Patroli dan Pengawasan THM
-
Mandom Indonesia Perkokoh Kemitraan dengan Awak Media di Jantung Kota Solo
-
Ini Jadwal Azan Magrib Waktu Buka Puasa di Surakarta Hari Ini 24 Feb 2026