SuaraSurakarta.id - Ilmu gaib hingga perdukunan kian ramai diperbincangkan di ruang publik setelah perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin yang berujung pada pelaporan polisi.
Pesulap merah yang gentol membongkar trik-trik dukun yang cenderung menyesatkan seolah dianggap persatuan para dukun tidak mempercayai ilmu gaib.
Padahal pesulap merah sudah meluruskan dukun yang dimaksud ialah dukun-dukun yang menggunakan ayat-ayat tertentu guna membohongi orang tertentu, tidak seperti dukun beranak atau dukun urut.
Belakangan ini viral salah satu ceramah pendakwah Gus Miftah terkait akal-akalan para dukun. Lucunya pengasuh pondok pesantren Ora Aji itu mengaku pernah menge-prank seorang dukun.
Dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @recehoza itu, Gus Miftah pura-pura mengadu kepada seoramg rekan yang mengaku sebagai duku bahwsanya ia telah kehilangan uang sebesar 10 juta rupiah.
Lantas, dengan percaya diri dukun itu menjawab bahwa yang mencuri uang Gus Miftah adalah orang dekatnya sendiri.
Karena benar-benar tidak kehilangan uang, kemudian Gus Miftah pun mencaci dukun abal-abal tersebut.
"Kamu itu bodoh, yang kehilangan uang 10 juta itu siapa, saya tidak punya uang," ucap Gus Miftah dikutip pada Selasa, (23/8/2022).
Oleh karena itu Gus Miftah kemudian berpesan bahwa rata-rata orang yang mengaku dukun itu hanya tipu-tipuan.
Baca Juga: Lah! Dandanan Pesulap Merah Mendadak Berubah, Ada Apa Ini?
"Dukun itu rata-rata, tidak semua, itu hanya bohong-bohongan," katanya.
Lantas, video itu pun mendapat beragam komentar dari warganet.
"Pernah hp adik ku hilang terus tanya ke orang yang katanya bisa lihat, dibilang udah diambil orang. eh beberapa hari kemudia ketemu dibawah kursi mobil," ungkap akun @*******ta.
"Benar, saya juga pernah tanya seperti ini saya tes dukun," ujar akun @******88.
"Pernah aku datang ke paranormal, karena perhiasannya hilang, setelah itu dibilang ada di almari pojok, eh ternyata benar dan ketemu," ucap akun @*****no.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Gerak Cepat, Resmob Polresta Solo Tangkap Pelaku Curas Bersenjata Celurit
-
Cerita Warga Desa Wunut Klaten Dapat THR dari Pemdes, Buat Beli Baju dan Kue Lebaran
-
7 Fakta Lansia Ditusuk Saat Melerai Perkelahian di Nusukan Solo
-
Tuntas! Jaksa Eksekusi Uang Penggelapan Rp9,7 Miliar di Kasus Pegawai Bank Jateng
-
Takut dan Khawatir, Calon Jemaah Umroh di Solo Minta Cancel Pemberangkatan