SuaraSurakarta.id - Lebih dari 80 ribu wisatawan terdampar di Kota Sanya, Provinsi Hainan, China, setelah ditemukan ratusan kasus positif baru COVID-19 varian Omicron BA5.1.3.
Wakil Wali Kota Sanya, He Shigang, kepada pers, Sabtu (6/8/2022), menyebutkan lebih dari 80 ribu wisatawan yang terdampar itu mayoritas berada di Teluk Sanya dan Teluk Yalong, yang telah diklasifikasi sebagai zona berisiko rendah COVID-19.
Sejumlah pengelola hotel memberikan potongan tarif sewa kamar hingga 50 persen kepada para tamu karena tidak boleh meninggalkan objek wisata tropis Pulau Hainan yang berada di sebelah selatan daratan China tu.
Untuk mencegah meluasnya wabah tersebut, otoritas setempat mewajibkan orang-orang yang berada di wilayah itu melakukan tes COVID-19 selama 24 jam sekali.
Baca Juga: BRIN Bawa 2 Potongan Logam Roket China Untuk Diteliti
Otoritas setempat bersama pelaku industri pariwisata membentuk tim khusus untuk menangani pembatalan kunjungan wisata pada liburan musim panas ini.
Operator kereta api menangguhkan jadwal perjalanan menuju Sanya.
Semua penerbangan ke luar Sanya dibatalkan, sedangkan yang menuju Sanya diperintahkan kembali ke bandara asal.
Di Hainan dilaporkan terdapat 262 kasus baru COVID-19 pada Jumat (5/8), sebanyak 229 kasus positif COVID-19 di antaranya ditemukan di Kota Sanya.
Pada Sabtu siang di Sanya ditemukan 129 kasus positif baru. Jika diakumulasi sejak Senin (1/8) di Sanya terdapat 558 kasus yang semuanya diidentifikasi oleh otoritas kesehatan setempat sebagai Omicron subvarian BA5.1.3.
Baca Juga: Jalur Udara dan Laut Taiwan Terblokade Aksi Latihan Tempur Militer China
Selain dikenal sebagai pulau tropis, Hainan merupakan surga belanja baru barang-barang bermerek internasional setelah otoritas China menetapkan provinsi itu sebagai kawasan bebas pajak sejak tahun 2021.
Di Sanya terdapat basis Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang sekarang disibukkan oleh latihan militer besar-besaran di Selat Taiwan sebagai respons atas kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Riwayat Timnas Indonesia VS China, Siapa Lebih Sering Jadi Pecundang
-
Konvoi Palang Merah China Ditembaki, Menlu Pastikan Bantuan Indonesia Tetap Sampai ke Myanmar
-
Kenalan Sama Kechun, Bintang Drama Pendek yang Jadi Sensasi di TikTok
-
Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs China: Kalah, Branko Ivankovic Dipecat!
-
Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri