"Awalnya itu memang coba-coba karena melihat anak-anak itu latihannya seperti main-main. Awal terjun kejuaraan itu tahun 2012 lalu di Peparnas Riau, sedangkan awal ikut ASEAN Para Games itu tahun 2013 di Myanmar dan turun tiga nomor tapi meraih dua emas dan satu perak," ucap dia.
Medali emas yang diraih ini, diperuntukkan untuk bangsa Indonesia, keluarga, serta masyarakat Kalsel yang telah memberikan dukungan. Selama bertanding di ASEAN Para Games ini, ia mendapat suntikan motivasi, keluarga ada yang datang langsung ke tribun penonton Stadion Manahan Solo.
Warmia mengakui jika persiapan ASEAN Para Games 2022 ini sangat keras dan tidak main-main. Karena setelah Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) itu tidak ada jeda dan langsung lanjut latihan.
"Jika biasanya latihan sehari satu kali, tapi ini dua kali selama delapan bukan. Ngebut pokoknya, kejar target," tegasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Duh! Persis Solo Punya Tunggakan Hutang Rp1,5 Miliar ke Pemkot dari Sewa Stadion Manahan
-
Geger Politik! PSI Klaim 20 Anggota DPR Aktif Pindah Haluan, Efek Jokowi Jadi Magnet Kuat?
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler
-
Melalui Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan Baru
-
Sekolah Rakyat Selamatkan Anak Yatim Sejak Bayi: Sempat Putus Sekolah, Hobi Tawuran