SuaraSurakarta.id - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo telah melakukan tes usap antigen secara acak 36 dari 360 haji kloter pertama asal Kabupaten Pati Jawa Tengah, Sabtu dini hari, dan hasilnya semua negatif.
Menurut Koordinator Humas PPIH Debarkasi Solo ,Sarip Sahrul Samsudin, sampel tes usap antigen yang sudah diambil sebanyak 10 persen dari jamaah kloter pertama 360 orang yang tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali dan hasilnya semua negatif COVID-19.
Banyak jamaah haji kloter pertama asal Pati bahkan sangat antusias ingin mengikuti tes usap antigen, tetapi karena sampel hanya 10 persen sehingga sebanyak 36 orang yang mengikuti tes.
"Kami ikut memantau haji kloter pertama yang melalui proses termoscan kelihatan ceria dan suhu tubuhnya rata-rata di monitor hanya berkisar 35-36 derajat celcius," kata Sarip dikutip dari ANTARA Sabtu (16/7/2022).
Menurut Sarip dilaksanakan tes antigen secara acak 10 persen untuk haji yang tiba di Tanah Air ini merupakan petunjuk dari Kementerian Kesehatan. Masing-masing Debarkasi termasuk di Asrama Haji Donohudan Boyolali langsung menyesuaikan.
"Tes antigen berjalan lancar dan haji yang dites acak semua non-reaktif dan akan dilaksanakan semua kloter yang tiba di Tanah Air," kata Sarip.
Bahkan, PPIH Debarkasi Solo juga menyediakan pelayanan vaksinasi penguat (booster) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, bagi haji yang belum disuntik dosis ketiga.
Sementara itu, sebanyak 360 haji asal Kabupaten Pati yang tergabung kloter pertama Debarkasi Solo tiba di Tanah Air melalui Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (15/7), pukul 22.44 WIB.
Ratusan haji kloter pertama tersebut turun dari pesawat terbang Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan 6201. Mereka langsung dijemput sembilan bus menuju ke Asrama Haji Donohudan Boyolali dan disambut Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin.
Baca Juga: Sakit Troke, Siti Aminah Jamaah Haji Asal Banyuwangi Meninggal Dimakamkan di Tanah Suci
Wagub Jateng Taj Yasin mengatakan dirinya merasa bahagia karena kedatangan haji kloter pertama dari Kabupaten Pati terlihat tidak merasa lelah, tetapi wajahnya ceria. Artinya, haji kloter pertama semua sehat dan nanti langsung pulang ke daerahnya.
"Kalau melihat wajah yang ceria ini, semua haji mabrur. Haji ini, perdana setelah dua tahun tidak ada penyelenggaraan karena pandemi COVID-19," kata Taj Yasin.
Kendati demikian, Taj Yasin meminta doa dari para haji kloter pertama terkait adanya bencana banjir yang melanda di wilayah Pati, beberapa waktu yang lalu. Semoga Pati aman dari bencana alam.
Kedatangan haji kloter pertama asal Pati tersebut di Asrama Haji Donohudan tersebut kemudian diserahterimakan dari Ketua PPIH Debarkasi Solo Masmin Afif kepada Bupati Pati Haryanto, untuk dipulangkan ke daerahnya masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polresta Solo, Gasak Motor dan Ponsel Warga yang Tertidur
-
Viral Dugaan Pelecehan SPG Sami Luwes Solo, Polisi Kejar Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Jokowi Respon Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Oleh Polda Metro Jaya, Bakal Hadir di Persidangan
-
Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Rusak Parah di Sragen Akhirnya Diperbaiki hingga Rp38,2 Miliar