SuaraSurakarta.id - Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menegaskan bahwa mereka mengikuti pemerintah soal penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Liga 1 Indonesia musim 2022-2023.
"Kami akan mengikuti apa yang menjadi arahan pemerintah," ujar Direktur Operasional LIB Sudjarno dikutip dari ANTARA pada Kamis (14/7/2022).
Salah satu yang dipertimbangkan, Sudjarno melanjutkan, adalah soal kewajiban vaksin penguat (booster).
Untuk sementara, LIB belum bergeser dari kewajiban menerima vaksin dosis lengkap untuk penonton di Liga 1 Indonesia terkini. Akan tetapi, ketentuan itu bisa berubah jika nantinya ada regulasi dari pemerintah.
"Kalau memang harus 'booster', akan kami ikuti," tutur Sudjarno.
Namun, khusus untuk tim peserta Liga 1 dan Liga 2, LIB meminta agar semua personel mereka, mulai dari jajaran manajemen, pemain hingga ofisial, diberikan vaksin penguat sebelum berkompetisi.
Hal itu demi mengurangi dampak penyebaran COVID-19 di liga dan memudahkan tim melakukan perjalanan antarkota.
"Kami menyurati klub Liga 1 dan Liga 2 dan memohon semuanya agar divaksin 'booster agar jangan sampai ada kendala," kata Sudjarno.
Liga 1 Indonesia akan diikuti oleh 18 tim, di mana tiga di antaranya yakni Persis, RANS Nusantara FC dan Dewa United berstatus sebagai tim promosi.
Baca Juga: Messi Cetak Dua Gol, Persis Solo Kalahkan Putra Delta Sidoarjo dalam Uji Coba
Tidak seperti musim 2021-2022 yang berformat seri dan berlangsung dalam wilayah klaster, Liga 1 Indonesia 2022-2023 akan kembali ke sistem sebelum pandemi COVID-19, dengan kandang-tandang, termasuk dapat dihadiri penonton di stadion dengan jumlah sesuai level PPKM di wilayah masing-masing.
"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak soal protokol kesehatan. Nantinya juga ada rapat koordinasi PSSI, LIB dengan Kemenpora, Kemenkes, Satgas COVID-19 dan Mabes Polri," tutur Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ini Ritual Khusus Kerbau Bule Kyai Slamet Sebelum Kirab Malam 1 Suro
-
Polresta Solo Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif
-
Bukan Sekadar Edukasi, Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Hadirkan Air Bersih dan MCK di Solo
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas