SuaraSurakarta.id - Dalam sebuah Video Tiktok yang diungga oleh akun @vins_yeriko, Mantan Presiden Indonesia ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan masukan untuk pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
SBY mengatakan pemerintah itu tidak boleh bersikap arogan apalagi dengan maksud membungkam pihak yang memberi kritikan.
"Tetapi penguasa tidak boleh sangat arogan dan niatnya untuk pembungkaman terhadap rakyat yang ingin memyampaikan pendapatnya," katanya dikutip pada Minggu (26/6/2022).
Kemudian SBY membandingkan dengan pemerintahannya dulu.
Baca Juga: Presiden Jokowi akan Kenakan Helm Pelindung dan Rompi Antipeluru Selama di Kiev
Meski pemerintahannnya dulu dikritik habis-habisan namun pemerintahan tidak jatuh.
"Dulu saya memimpin kurang apa, dikritik, dihajar, dihujat. Tapi pemerintahan saya tidak jatuh," ungkapnya.
"Ekonomi tetap 6%, demokrasi tidak jatuh," paparnya lebih lanjut.
Selain itu, SBY menuturkan bahwasanya dulu ia tidak keberatan meski dikritik berkali-kali selama itu bukan fitnah.
"Dikritik seribu kali, dihujat ribuan kali saya masih sabar," tuturnya.
Baca Juga: Soal Pilpres 2024, PSI Dukung Presiden Jokowi "Ojo Kesusu" Tetapkan Bakal Calon
"Tapi kalau fitnah, mesti saya bawa ke ranah hukum," tandasnya.
Namun ia menyayangkan pihak yang dulu mengkritiknya sekarang pada bungkam.
"Namun yang mengkritik saya sekarang pada diam. Malu mengkritik mungkin," katanya.
Sontak, video pendek itu pun menuai banyak tanggapan dari warganet.
"SBY presiden demokrasi terbaik dan tercerdas. Beda sama presiden sebelah pinokio," ucap akun @ju***.
"Kata emak gue gara-gara pak SBY paling berjasa untuk para guru," ungkap akun @Al****.
"Dulu Puan nangi-nangis pas di naikin BBM 200 perak. Sekarang apa kabar," ujar akun @Sat****.
Klik di sini untuk melihatvideo curhatan SBY ke Presiden Jokowi
Kontributor: Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
-
Ini Kata AHY Soal Peluang Pertemuan Prabowo, SBY dan Megawati Usai Lebaran
-
Didit Prabowo Ajak Swafoto SBY Saat Lebaran, AHY Bilang Begini
-
Dianggap Kunjungan Biasa, Didit Disebut Tidak Bisa Mewakili Kepentingan Megawati, SBY dan Jokowi
-
Tak Akan Hadiri Open House Prabowo di Istana, AHY: Pak SBY Lebaran di Cikeas
-
Anak Cucu Presiden RI Kumpul, Kapan Giliran Megawati, SBY dan Jokowi? Puan Bilang Begini
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri
-
Solo Tertibkan Parkir Liar, 6 Mobil Kena Tindak Tegas di Pasar Gede
-
Pasca-Lebaran 2025, Ekonomi RI Diprediksi Pulih Berkat Stabilitas Harga Pangan