"Kalau melihat tiket kemarin dari panitia menyampaikan bahwa tiket yang disiapkan untuk PSIS Semarang kurang lebih delapan ribu hingga sepuluh ribu. Jadi ada peningkatan jumlah suporter, bisa dikatakan tuan rumah," jelas dia.
Menurutnya, sesuai informasi dari Semarang, dilaporkan ada sekitar 40 kendaraan roda empat dan sekitar 700 sepeda motor.
"Pengawalan dari depan belakang, kanan kirinya kita apit. Jadi dari berbagai sisi," imbuhnya.
Terpisah Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan bahwa pengamanan pertandingan Piala Presiden pada Jum'at (24/06/2022) berbeda dibanding sebelumnya.
Karena pada pertandingan terakhir antara PSIS Semarang dan Persis Solo, terjadi sedikit gesekan antar suporter di luar stadion.
"Kami bekerjasama dengan Jajaran Polres se Solo Raya agar pertandingan berjalan dengan lancar dan kondusif. Nantinya Polres Sukoharjo sendiri akan mengamankan rute suporter yang melewati wilayah Sukoharjo. Kami akan siagakan personel dari awal hingga suporter kembali ke daerahnya masing-masing," ungkapnya.
Polres Sukoharjo menerjunkan 250 personel. Mereka bertugas untuk pengamanan rute dan pengawalan suporter yang melintasi wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Sementara itu ribuan suporter PSS Sleman melintas di wilayah Sukoharjo sekitar pukul 18.40 WIB.
Arah arah Yogyakarta, mereka dikawal sama aparat kepolisian. Sampai di Tugu Kartasura diarahkan ke timur dengan melintasi Jongke yang kemudian ke Stadion Manahan.
Baca Juga: Pelatih Soroti Kelemahan Madura United di Piala Presiden: Masalah Transisi
Mayoritas suporter PSS Sleman mengendarai puluhan sepeda motor dengan dilengkapi berbagai macam atribut.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
Atap Ruang Kelas di MTs Muhammadiyah Sragen Tiba-tiba Roboh, Guru dan Siswa Jadi Korban