SuaraSurakarta.id - Organisasi sepak bola dunia (FIFA) menambah batas maksimal jumlah pemain untuk satu tim pada ajang Piala Dunia tahun ini menjadi 26 pemain.
FIFA beralasan perubahan itu dikarenakan waktu turnamen yang tidak biasa dan adanya dampak pandemi Covid-19 terhadap tim saat perhelatan Piala Dunia di Qatar pada 21 November hingga 18 Desember.
"Jumlah pemain yang bisa dimasukkan dalam daftar final telah ditingkatkan menjadi setidaknya 23 dan maksimal 26," kata FIFA dalam sebuah pernyataan dilansir Reuters, Kamis (24/6/2022).
"Tidak lebih dari 26 orang (sehingga 15 pemain pengganti dan 11 ofisial tim) akan diizinkan duduk di bangku cadangan tim."
UEFA mengambil keputusan serupa tahun lalu yang memungkinkan tim memilih tiga pemain tambahan untuk Piala Eropa karena alasan pandemi.
Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional bulan ini memberi lampu hijau untuk penggunaan lima pergantian pemain dalam pertandingan yang awalnya diperkenalkan sebagai penyesuaian aturan karena Covid-19. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Rusak Parah di Sragen Akhirnya Diperbaiki hingga Rp38,2 Miliar
-
Didit Prabowo Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo, Ada Apa?
-
Kritik Pedas Program MBG hingga Koperasi Desa, Mahasiswa Beri Ultimatum 7x24 Jam ke Pemerintah
-
Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Bawa Buku 'Otentifikasi Ijazah'
-
Malam Satu Suro di Keraton Solo Memanas: Dua Kubu Keluarga Keraton Terlibat Adu Mulut!