SuaraSurakarta.id - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming memang dikenal aktif dalam merespon segala keluhan warganya di media sosial.
Sayangnya respon putra sulung Presiden Jokowo tersebut ketika menangani sebuah aduan warganya tidak disukai oleh seorang warganet.
Bahkan warganet ini secara gamblang mengatakan tindakan Gibran Rakabuming dalam merespon warganya hanya pencitraan.
Seperti diketahui Gibran Rakabuming memang sering kali meminta nomor handphone warganya yang berkeluh kesah di sosial media.
"Sebaiknya Wali Kota tanyain ke bagian terkait terus diarahkan. Kalau sempat ada yang laporin lagi di twitter saya akan beri sanksi gitu kalau pemimpin yang tidak pencitraan. Ini minta no hp, buat apa minta nomor hp, yang penting itu rakyat terbantu dan kedepannya tidak terulang," tulis seorang warganet di twitter.
Mengetahui masukkan warganya, suami Selvi Ananda ini lantas menjelaskan alasannya ia meminta nomor handphone warganya tersebut menjalin komunikasi secara intensif.
"Saya minta nomor hp agar bisa menghubungi orang yang bersangkutan dan segera menyelesaikan permasalahan yang ada," balas Gibran Rakabuming melalui akun twitternya.
"Ya kalau ini dianggap pencitraan ya monggo," sambungnya.
Balasan Gibran Rakabuming itu sontak saja mematik sorotan warganet lainnya. Sebagian besar dari mereka mendukung apa yang dilakukan orang nomor satu di Kota Surakarta tersebut.
"Sudah benar ini mas walkot @gibran_tweet minta nomor HP untuk menyelesaikannya. Karena kadang mental ASN harus di pecut langsung sama pimpinannya biar tidak hanya makan gaji buta saja. Kalau hanya ditanyakan ke bagian terkait masih bisa ngeles seperti gangsing lah," bela akun @RioDamar**.
"Bukan pencitraan mas, tapi tindakan sportif yang dilakukan oleh seorang pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab," tutur akun @SiswantoEdh**.
"Ditangani lambat salah, cepet dikira pencitraan," heran akun @itsikakur**.
"Tetap semangat pak wali, biarkan saja orang mau bilang pencitraan, abaikan itu dan pak wali tetap fokus bekerja dan penuh semangat," sahut akun @RPN_Medi**.
"Orang kalau udah gak seneng walau kerja sebaik apapun tetap aja gak seneng. Orang semacam itu biasanya punya penyakit hati kronis. Gak usah dianggapi mas Gibran," tandas akun @Win24124**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna
-
Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!