SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan jika Solo Car Free Day (CFD) tetap akan digelar setiap hari minggu.
Evaluasi langsung dilakukan usai digelar lagi setelah dua tahun berhenti karena pandemi Covid-19 pada, Minggu (15/5/2022) kemarin.
Salah satu hasil evaluasi yang akan diterapkan adalah CFD bebas dari rokok.
Ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo akan dikerahkan untuk memantau CFD, Minggu (22/5/2022) nanti.
"CFD sudah kita siapkan bebas rokok," terang Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan saat ditemui, Kamis (19/5/2022).
Arif menjelaskan, nanti akan diterjunkan petugas khususnya Linmas pariwisata.
Petugas akan memantau dan menyisir sepanjang Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman saat CFD.
"Kita terjunkan petugas saat CFD nanti. Jadi akan disisir dan dipantau," katanya.
Kalau nanti ditemukan ada pengunjung CFD yang merokok akan diminta langsung dimatikan.
Baca Juga: Marco Simic Sedang Berada di Bali, Persis Solo Bakal Ketikung Lagi?
Petugas yang memantau dan menyisir akan membawa asbak.
"Langsung kami minta matikan, petugas juga bawa asbak. Mereka juga kita beri pembinaan dan sosialisasi jika CFD bebas rokok," ungkap dia.
Khusus pedagang kalau ketahuan merokok akan langsung diberikan berita acara pemeriksaan (BAP).
Kalau memang diulangi lagi, maka akan langsung dicabut untuk izin jualan di CFD.
"Jadi jelas arahan Pak Wali Kota, tidak boleh CFD ada kegiatan merokok. Pas CFD minggu kemarin itu, kita temukan banyak yang merokok tapi belum ada tindakan. Baru minggu depan ada tindakan tegas," sambungnya.
Protokol kesehatan (prokes) dengan tidak memakai masker juga banyak, termasuk anak-anak.
"Nanti kita bagikan masker. Selama ini yang sulit itu masker anak, karena masker yang ada ini masker dewasa," imbuh dia.
Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan evaluasi CFD perdana kemarin sudah dilakukan dan sudah diinventaris semua.
"CFD minggu besok harus bersih dari rokok. Kalau ada yang nekat merokok akan ditertibkan Satpol PP," ujarnya.
Gibran menambahkan, masyarakat harus paham jika area CFD bukan tempat merokok. Apalagi di sana juga banyak anak-anak yang menikmati CFD.
"CFD kan tempat berolahraga dan bebas kendaraan. Jangan sampai CFD jadi tempat merokok," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Sehat & Hemat Jadi lebih Mudah dengan Promo Spesial BRI di Signature Partners Groceries
- Sahroni Blak-blakan Ngaku Ngumpet di DPR saat Demo 25 Agustus: Saya Gak Mungkin Menampakan Fisik!
- Baru Sebulan Diterima, Bantuan Traktor untuk Petani Cianjur Malah Dijual Ketua Gapoktan
- Dilakukan Kaesang dan Erina Gudono, Apa Makna Kurungan Ayam dalam Tedak Siten Anak?
- Senang Azizah Salsha Diceraikan, Wanita Ini Gercep Datangi Rumah Pratama Arhan
Pilihan
-
Ada Rentetan Demo, Kemenko Ekonomi: Yang Penting Damai, Jangan Sampai Bikin Investor Kabur
-
CEK FAKTA: Mal Atrium Senen Dijarah Massa saat Aksi Demo 28-29 Agustus 2025
-
Investor Asing Pelototi Rentetan Demo Hingga Ojol Tewas, Aksi Jual Marak
-
IHSG Ikut Berduka, Anjlok 2,27 Persen Siang Ini
-
5 Fakta Kematian Affan Kurniawan, Ojol yang Terlindas Rantis Brimob
Terkini
-
Demo Driver Ojol di Solo, Massa Aksi Bertahan di Mako Brimob
-
Demo Driver Ojol di Solo, Sempat Ricuh di Depan Mako Brimob
-
Gugatan Wanprestasi Mobil Esemka Ditolak, Ini Respon Jokowi
-
Terseret Kasus Dugaan Penipuan, Kades Ponggok Klaten Jadi Tersangka
-
Bantah Pernyataan Jokowi, Penggugat Mobil Esemka Bocorkan Bukti Jumlah Produksi dan Penjualan