SuaraSurakarta.id - Sekelompok muda mudi terkihat berkuda keliling Desa sambil menunggu azan Maghrib di Kabupaten Banjarnegara.
Sebanyak 6 kuda gagah berjajar bersiap untuk mengajak penunggangnya keliling Desa Kasilib, Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Suasana desa yang masih asri dengan pemandangan sawah dan kebun sangat cocok untuk memanfaatkan waktu menunggu waktu berbuka puasa.
Tak hanya laki-laki, aktivitas berkuda ini juga bisa digemari oleh kaum perempuan.
Selika, salah satu penunggang kuda yang memilih menghabiskan waktu sore dengan olahraga.
Menurutnya, berkuda adalah salah satu olahraga yang menyenangkan. Tak hanya itu, selain harus membangun kerja sama dengan kuda, ia juga melatih keseimbangan.
"Lebih seru, terasa menantang karena kita harus mengendalikan kuda yang dia merupakan makhluk hidup. Berkuda juga melatih keseimbangan agara tidak jatuh meski dibawa lari oleh kuda," katanya, Jumat (22/4/2022).
Hal serupa juga diungkapkan oleh Joko yang mengaku menyukai olahraga berkuda karena dapat melatih jiwa kepemimpinan terutama bagi kaum laki laki. Sebab, dalam berkuda membutuhkan keberanian, tindakan yang adil dan dapat mengendalikan.
"Dalam berkuda butuh keberanian dan dapat mengendalikan kuda," ujar dia.
Baca Juga: Potret Momen Lawas: Serunya Ngabuburit di Tahun 1991, Tersedia Panggung Hiburan hingga Sewa Gamebot
Sementara Cahyo, ketua komunitas berkuda ini mengaku dirinya saat ini sudah memiliki 8 kuda. Bahkan kegemarannya ditularkan kepada istrinya.
Ia menuturkan, berkuda selain untuk olahraga juga memiliki nilai pahala karena termasuk sunah Rasulullah.
"Selain olahraga, juga bernilai pahala karena termasuk sunah Rasulullah SAW," tuturnya.
Komunitas berkuda Mafaza Stable Banjarnegara terbuka bagi warga yang ingin berlatih berkuda.
"Semua bisa dilatih dari awal hingga mahir, untuk tingkat kecamatan kemampuan tergantung mental orangnya, kalau berani biasanya cepat bisa," pungkasnya.
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu