SuaraSurakarta.id - Pendakwah Habib Ja'far Al-Hadar pernah mendapat pertanyaan menggelikan saat dirinya sedang berdakwah atau ceramah.
Melalui unggahan video di kanal youtube CERAMAH PEMUDA SESAT, Habib Ja'far mendapatkan pertanyaan dari warganet soal hukum naik haji dengan menjual ginjal.
"Boleh nggak jual ginjal untuk naik haji?," tulis seorang warganet yang dibacakan oleh seorang host.
Mendapatkan pertanyaan menggelikan itu, mulanya Habib Ja'far juga turut memberikan jawaban yang tak kalah kocaknya.
"Jadi gini orang kalau jual ginjal untuk naik haji. Maka dia akan mendapatkan dua kegagalan. Yang pertama dia gagal ginjal, kedua dia gagal haji," kata Habib Ja'far.
Lantas pria lulusan Magister Tafsir Quran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menerangkan bahwasanya naik haji dengan menjual ginjal tidak diperbolehkan.
Pasalnya menurut Habib Ja'far ibadah haji hanya diperuntukkan bagi umat Islam yang dirasa sudah mampu.
"Karena di dalam Al-Quran surah Ali Imran 97, haji itu bagi orang-orang yang mampu saja. Bahkan kata Nabi dalam salah satu haditsnya, dosa bagi orang yang memaksakan untuk berhaji, misalnya sampai jual tanah, sawah apalagi sampai jual ginjal,"
"Bahkan kalau pun nggak dari jual tanah, misalnya kita punya duit untuk haji. Tapi mengabaikan nafkah untuk keluarga dan untuk diri sendiri maka itu hukumnya juga dosa," papar Habib Ja'far.
Baca Juga: 1 Juta Warga Dunia Diizinkan Arab Saudi Melakukan Ibadah Haji
Selain itu, Habib Ja'far juga menambahkan mampu secara finansial saja tidak cukup. Untuk berangkat ke tanah suci juga umat muslim harus sehat secara fisik dan mental.
"Artinya dia harus bener-bener mampu berangkat haji, mampu meninggalkan keluarga dengan nafkah yang cukup dan mampu secara fisik dan mentalnya," ungkap Habib Ja'far.
Pendakwah berusia 33 tahun ini kemudian mengingatkan kepada umat muslim agar tidak berlebihan atau memaksakan segala sesuatunya dalam beribadah.
"Kata nabi jangan berlebihan dalam ibadah, secukupnya aja sesuai dengan tuntunan karena Allah sudah tau kemampuan umatnya," pungkasnya.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
-
Arab Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Berangkat Haji Tahun Ini, Usia Harus Di Bawah 65 Tahun
-
Update Covid-19 Dunia Hari Ini 10 April 2022: Longgarkan Aturan, Arab Saudi Buka Kuota Haji hingga 1 Juta Tahun Ini
-
POPULER: Aksi Muhammad Endang Beli Pajero dengan Uang Koin, Tol Soroja Diblokir Klub Mobil, Geger Pengakuan Aming
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Ajudan Jokowi Jadi Dewan Penasehat Cabor Padel Solo, Bakal Ada Event Internasional di 2026
-
Geger Keraton Solo: Gusti Moeng Ancam Usir Kubu PB XIV Purboyo, Ini Alasannya!
-
Apes! Niat Untung, Mbah-mbah di Kota Solo Jadi Korban Penipuan Berkedok Arisan
-
Hilang 21 Hari, Pendaki Asal Colomadu Ditemukan di Wilayah Mistis Bukit Mongkrang, Ini Kondisinya
-
Gandeng ISI Surakarta, Pemkot Solo Pastikan Logo Hari Jadi ke-281 Bebas Subjektivitas