SuaraSurakarta.id - Video lawas wawancara Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid atau yang sering dipanggil Gus Dur kembali muncul di media sosial.
Pada video itu, Gus Dur menceritakan alasannya lengser dari jabatan Presiden Republik Indonesia.
Video itu diketuahui adalah Wawancara Gus Dur di program acara televisi Kick Andy. Gus Dur menyebut lengser karena tidak ingin ada pertumpahan darah oleh masyarakat.
"300 ribu ormas, tanda tangan supaya saya tidak berhenti jadi presiden, tapi saya bilang, daripada bangsa ini pecah dalam pertempuran, darah mengalir karena saya, mending saya lengser aja deh," kata Gus Dur pada video yang diunggah di Chanel YouTube By Genius 2 yang dikutip pada Kamis (7/4/2022).
Dari unggahan itu, warganet memberikan komentar. Mereka menyebut langkah Gus Dur harus menjadi teladan para pemimpin di Indonesia.
"Kami rindu pemimpin negara seperti bapak," tulis Ah*******.
"Salut buat alm.. lebih memilih bangsa & negara daripada egonya, Alfatihah buat Gus Dur," tulis Ha*******.
"Ini baru seseorang yang mempunyai jiwa kepemimpinan. tidak memikirkan ego nya sendiri," tulis Aj******.
"Diejek dan dibenci bagaimanapun tetap orang yg beradab serta berilmu bijak memutuskan untuk mengalah, bukan karena kalah," tulis Ar*******.
Baca Juga: Warga Memadati Makam Gus Dur Jelang Ramadhan 1443 H
"Gusdur kan berilmu, kalo mereka berambisi," tulis lo*******.
"Orang baik akan melindungi umat agar tidak terpecah belah," tulis Sig***********
Diketahui pada 23 Juli 2001, Gus Dur lengser, persis 20 bulan setelah menjadi presiden.
MPR menarik mandat yang diberikan kepada Gus Dur. Majelis kemudian menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai presiden menggantikan Gus Dur.
Lihat video bisa klik di SINI
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026