Setelah tragedi berdarah gerakan 30 September 1965. DN Aidit langsung melarikan diri dari Jakarta. Aidit lari ke daerah basis-basis PKI di Yogyakarta, berkeliling di Kota Semarang dan Kota Solo. Dia juga sempat menemui beberapa pengurus PKI untuk berkoordinasi.
Namun, akhirnya pada tanggal 22 November 1965. DN Aidit ditangkap oleh pasukan Brigade Infantri IV di kampung dekat stasiun Balapan Solo. Sebelum ditembak mati, DN Aidit sempet meminta dipertemukan dengan Presiden Soekarno untuk membuat pengakuan tertulis soal G30S PKI.
Namun permintaan DN Aidit tersebut tidak dipenuhi dan dia pun meninggal secara mengenaskan. Pasalnya setelah ditembak, mayat DN Aidit dibuang ke dalam sumur di Boyolali.
4. Muhammad Hatta Lukman
M. Lukman atau yang lebih dikenal dengan Muhammad Hatta Lukman bersama Nyoto dan Aidit. Ketiganya dikenal sebagai pemimpin PKI. Sejak kecil M. Lukman telah terbiasa hidup di tengah pergerakan. Akan tetapi, ia memilih komunis sebagai jalan hidupnya.
Setelah pemberontakan PKI 1948, tiga serangkai PKI yakni DN Aidit, M. Lukman dan Njoto mengambil alih kepemimpinan PKI dari para tetua komunis. Di pemerintahan, Lukman lebih memilih menjabat sebagai wakil ketua DPR Gotong-Royong.
Sayangnya, tidak banyak data mengenai kematian M. Lukman setelah gerakan 30 September 1965 gagal. M. Lukman diculik dan ditembak mati oleh tentara. Mayatnya dan kuburnya hingga kini belum diketahui.
5. Njoto
Njoto adalah sosok yang menjadi menteri kebinet dwikora. Mewakili PKI, dia adalah salah satu orang yang dipercaya Soekarno untuk menulis pidato kenegaraan. Sosok Njoto juga dikenal sebagai seorang seniman, pemusik dan politikus yang cerdas.
Baca Juga: Keturunan PKI Boleh Daftar Jadi Prajurit TNI, Anggota DPR: Tak Perlu Diperdebatkan
Menjelang tahun 1965 isu berhembus jika Njoto digosipkan berselingkuh dengan wanita Rusia. Kemudian DN Aidit memutuskan untuk memecat Njoto. Menjelang G30 S-PKI, Njoto sudah tak lagi diajak rapat oleh para pemimpin PKI.
Meski tak terlebat peristiwa pemberontakan tersebut. Njoto tetap ditangkap dan ditembak mati oleh tentara Indonesia. Nasibnya pun sama dengan DN Aidit, M. Lukman, kuburan Njoto sampai saat ini tidak diketahui.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
-
Jendral Andika Beri Kesempatan Anak Cucu Anggota PKI Daftar Tentara, Komnas HAM: Bisa Diterapkan di Semua Instansi
-
Jenderal Andika Perkasa Perbolehkan Keturunan PKI Jadi Prajurit TNI, Novel PA 212: Sedikit Demi Sedikit PKI Bangkit
-
Keturunan PKI Boleh Daftar Tentara, LBH Medan: Bentuk Mengedepankan HAM
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 Halaman 128129 Asesmen Bab 3 Pilihan Ganda: Di Bawah Tirani Jepang
-
12 Makna dan Amalan Tarhib Ramadan, Bekal Menyambut Puasa 2026
-
Tekan Inflasi Saat Ramadan-Lebaran, Respati Ardi Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok
-
5 Pilihan Terbaik Mobil Toyota Bekas Harga Rp30 Jutaan, Irit BBM dan Tetap Ganteng