Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Senin, 21 Maret 2022 | 08:20 WIB
Tokoh muda Nahdlatul Ulama Nadirsyah Hosen turut menyoroti viralnya pawang hujan Rara Isti Wulandari di Sirkuit Mandalika. (Instagram)

SuaraSurakarta.id - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Nadir turut menyoroti aksi pawang hujan Rara Isti Wulandari yang viral di MotoGP. 

Seperti diketahui perempuan kelahiran Papua itu ditugaskan menjadi pawang hujan untuk mengamankan event besar MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Gus Nadir sendiri merasa kaget dengan kehadiran pawang hujan tersebut. Karena biasanya pawang hujan menjalankan pekerjaannya secara diam-diam. 

"Pawang hujan itu sekarang ada ‘pantangannya’, gak boleh diupload di medsos. Kalau ini dilanggar, bakal gagal kerjaannya," ucap Gus Nadir melalui akun twitternya. 

Baca Juga: Ramai-ramai Mencela Pawang Hujan di MotoGP, Eko Kuntadhi Balik Tanya Soal Kepercayaan Ibadah Meminta Hujan

"Karena dia bakal ‘dikerjain’ pawang hujan lainnya yang gak dapat ‘job’ tersebut," celetuknya. 

Andaikan prediksinya benar, maka Rara Isti Wulandari harus menyalahkan publik Indonesia yang telah memviralkannya. 

"Jadi salahin netizen kenapa pawangnya diupload ke medsos hahahaha," sambungnya. 

Rara Istiani Wulandari, pawang hujan MotoGP Mandalika. (tangkap layar/ist)

Cuitan Gus Nadir itu pun berhasil mematik perhatian warganet. Sebagian besar dari mereka juga terkejut dengan kehadiran pawang hujan di Sirkuit Mandalika. 

"Setahu saya gus pawang hujan memang lebih banyak dibelakang layar. Di tempat saya juga ya dibelakang layar gus," kata akun @nurkhol425081**. 

Baca Juga: Sebelum Beraksi di MotoGP Mandalika dan Jadi Viral, Seperti Ini Rekam Jejak Pawang Hujan, Rara Wulandari

"Ya, saya juga mikir kok pawang hujannya nongol. Biasanya kan diam-diam ngadain ritualnya," ucap akun @Andhana**. 

Load More