"Harapannya harga jangan terlalu tinggi dan mencari mudah, tidak usah sampai antri," tuturnya.
Hal senada juga disampaikan penjual gorengan pohung di sebelah barat SMA 7 Solo, Edi Kristiono (48) yang keberatan dengan naiknya harga minyak goreng.
Penjual asal Klaten ini hanya bisa mengurangi porsi saja dan itu tergantung dari pembeli.
"Itu untuk menutupi kekurangan minyak. Harga tetap sama, hanya mengurangi porsi saja, kalau naik berdampak pada pelanggan," terangnya.
Satu hari itu biasanya membutuhkan 34 kilo minyak goreng atau Rp520 ribu. Kalau harganya naik, bisa lebih banyak lagi uangnya.
"34 kilogram itu dibagi dua jeriken yang masing-masing isinya 17 kilogram. Tambah susah kondisinya," ujar Edi.
Ia bahkan sempat tidak dapat minyak, akhirnya hanya pakai satu jerigen sisa kemarin. Cuma satu hari, hari berikutnya bisa dapat.
"Sekarang mudah, dulu susah nyarinya dan sempat tidak dapat minyak. Untuk besoknya dapat minyak," terang dia.
Edi berharap, kalau bisa harga minyak goreng menurun atau stabil. Tidak sulit juga dipasaran, ini yang menjadi perhatian pemerintah.
Baca Juga: Negara dengan Harga Minyak Goreng Termurah, Satu Liter Cuma Rp8.500
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei