Dulu rumah ini ditempati oleh simbah dan keturunannya, sebelum juga sudah. Simbah Martodinomo itu punya 10 anak dan awalnya di sini semua, lalu menikah dan punya rumah pindah, ada juga yang sudah menikah dan tinggal di sini karena belum punya rumah sendiri.
"Dulu ramai sekali, sering buat kumpul keluar besar. Saya dari lahir di sini dan sangat mengesankan serta banyak pengalaman," tandas dia.
Ada Bunker
Dulu di rumah ada bunker dan mungkin kebanyakan rumah di Kampung Batik Laweyan miliki bunker.
Bunker ada di bagian rumah gandok dengan ukuran 5 x 20 meter. Waktu zaman Belanda, kalau tentara Belanda datang pada sembunyi di bunker.
"Dulu ada bunker, tapi sudah ditutup. Di sini dulu jadi kampung perjuangan, jari hampir kebanyakan rumah punya bunker. Dulu ada rumah yang dibom oleh Belanda," terang dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Duh! Persis Solo Punya Tunggakan Hutang Rp1,5 Miliar ke Pemkot dari Sewa Stadion Manahan
-
Geger Politik! PSI Klaim 20 Anggota DPR Aktif Pindah Haluan, Efek Jokowi Jadi Magnet Kuat?
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler
-
Melalui Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan Baru
-
Sekolah Rakyat Selamatkan Anak Yatim Sejak Bayi: Sempat Putus Sekolah, Hobi Tawuran