SuaraSurakarta.id - Ulama asal Kota Solo, Habib Novel Alaydrus mendadak meminta maaf kepada Habib Bahar Smith.
Habib Novel sampai melakukan hal tersebut lantaran ia tidak bisa mencegah sesama keturunan Nabi Muhammad SAW kembali masuk jeruji besi.
Penyampaian maaf Habib Novel Alaydrus itu diketahui dari rekaman video yang diunggah oleh kanal youtube Onde Saraf Channel.
"Habib Bahar jazakumullah khairan, terima kasih banyak semoga Allah memberi balasan berlipat-lipat. Maaf bib belum bisa jenguk dan maaf untuk semua umat Islam yang berada di penjara. Kami para ulama belum bisa mengajak anda ke jalan yang benar," ujar Habib Novel Alaydrus.
Ulama berusia 46 tahun ini mengakui jika sosok Habib Bahar melakukan kesalahan yang menyakiti umat. Kendati demikian, Habib Novel Alaydrus untuk memaafkan segala kesalahan Habib Bahar tersebut.
"Habib Bahar bin Smith telah membuktikan di Polda Jabar. Beliau berhasil mendidik para napi menghafal hadist Nabi Muhammad. Beliau juga berhasil memasukkan beberapa napi ke agama Islam. Bahkan beliau juga berhasil membuat napi suka bershalawat dan dicinta kepada Nabi Muhammad SAW," jelas Habib Novel Alaydrus.
Lalu siapa sebenarnya Habib Novel Alaydrus? Dikutip dari habibnovel.com, Habib Novel Alaydrus lahir dan tumbuh besar di Solo, 24 Juli 1975.
Dia merupakan putra pertama dari pasangan Muhammad Alaydrus dengan Luluk Al-Habsyi.
Ketika masih dalam kandungan, Ibunda beliau bermimpi didatangi oleh Almarhum Habib Soleh Al-hamid Tanggul kemudian memberikan sebuah kitab berbahasa arab yang cukup tebal. Sang ibupun meyakini bahwa kitab yang dimaksud adalah anak yang dikandungnya itu.
Baca Juga: Ulama Asal Solo Mendadak Minta Maaf ke Habib Bahar Smith, Alasannya Bikin Baru
Nama Novel diberikan oleh ayah beliau untuk meneladani Habib Salim bin Jindan yang menamakan putranya dengan Nauval. Harapan ayahanda agar kelak anaknya ini menjadi singa podium seperti Habib Salim bin Jindan dan putranya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi
-
2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman
-
Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung