Ronald Seger Prabowo
Rabu, 02 Februari 2022 | 14:06 WIB
Kejadian menegangkan terjadi saat seorang nenek bernama Nurhasanah (63) tertinggal dari keluarganya saat menyaksikan lampion di Pasar Gede, Selasa (1/2/2022) malam. [Dok Humas Polresta Solo]

SuaraSurakarta.id - Kejadian menegangkan terjadi saat seorang nenek bernama Nurhasanah (63) tertinggal dari keluarganya saat menyaksikan lampion di Pasar Gede, Selasa (1/2/2022) malam.

Keluarganya yang pulang ke Perumahan Griya Sejahtera Randu Sari Boyolali tak menyadari jika Nurhasanah masih tertinggal.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu diketahui saat petugas Polresta Solo melaksanakan pengamanan perayaan tahun baru Imlek 2573 di depan Balai Kota Solo jika korban ketinggalan keluarganya saat melihat lampiun di Pasar Gede Solo.

Korban tersebut ketinggalan keluarganya saat ijin buang air kecil. Sekembalinya dari buang kecil mobil beserta keluarganya yang menggunakan mobil Yaris Warna putih tidak ada lagi dilokasi parkir semula.

"Kemudian korban melaporkan ke personel Humas Polresta Solo yang sedang melakukan peliputan pengamanan kegiatan Imlek," ungkap Kasubag Humas AKP Umi Supriati mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Rabu (2/2/2022).

Kemudian korban memberi informasi jika tinggal di Perumahan Griya Sejahtera Boyolali. Petugas kemudian menanyakan nomor telepon keluarga namun korban tidak ingat.

Korban lalu diantarkan oleh personil Humas Polresta Solo ke rumahnya dan diterima langsung oleh anak korban bernama Sovia.

Menurut anak korban bahwa korban memang sering lupa sehingga setiap keluar rumah untuk jalan-jalan selalu didampingi oleh anaknya.

"Saya ucapkan banyak terima kasih telah diantarkan pulang sampai tujuan dengan selamat semoga personel Polresta Solo selalu diberikan kesehatan dan semakin jaya serta dicintai oleh masyarakat," ujar Nurhasanah.

Baca Juga: Melihat Eksotisme Taman Lampion Pasar Gede Solo, Cerita Warga Basuh Rindu Suasana Imlek di Kota Bengawan

Load More