SuaraSurakarta.id - Wali Kota New York City, menceritakan tentang dirinya yang menerima gaji Bitcoin pertamanya selama penarikan 50% dari tertinggi sepanjang masa.
Dirinya bahkan menyebut jika hal itu bisa menjadi contoh atau pemberitaan seperti ini umumnya cocok sebagai trading crypto untuk pemula.
Bitcoin (BTC) adalah pemikiran New York untuk Eric Adams, advokat crypto yang menjabat sebagai walikota ke-110 Kota New York. Dia menerima pembayaran Bitcoin pertamanya pada hari Jumat selama beberapa aksi penurunan harga yang epik dan tidak dapat diubah ketika ditanya tentang kerugian selama wawancara.
Harga Bitcoin telah menukik tajam dari tertinggi hari Jumat sebesar $41.000 menjadi $35.00, yang berarti Adams secara efektif telah memangkas 15% dari gaji pertamanya.
Mengingat aksi harga yang anjlok, seorang pewawancara bertanya pada hari Minggu, “Berapa banyak uang yang Anda hilangkan, dan apakah Anda menyesal?”.
Wali kota yang baru-baru ini diangkat mengesampingkan pertanyaan itu, alih-alih menyoroti teknologi Bitcoin sambil membuat perbandingan dengan berinvestasi di S&P 500 dibandingkan investasi crypto.
“Sama seperti ketika saya berinvestasi di pasar saham; kami melihat penurunan drastis selama 2018 dan waktu lainnya. Tujuan Bitcoin adalah untuk mengirim pesan bahwa New York City terbuka untuk teknologi. Kami ingin melihat sejumlah besar teknologi baru di kota New York dan mendorong generasi muda kami untuk terlibat dalam pasar baru yang sedang berkembang ini," tuturnya.
Dia menyimpulkan bahwa dia bersemangat untuk membawa orang-orang muda ke luar angkasa. "Secara historis telah ditolak aksesnya ke teknologi baru ini," tegas dia.
Adams berjanji akan menerima tiga gaji pertamanya dalam Bitcoin, atau $97.000 per tahun. Sebagai jawaban atas pertanyaan pewawancara, spekulan dapat berasumsi bahwa dia kehilangan sekitar $5.000 dalam nominal dolar pada hari Jumat. Itu mengasumsikan dia dibayar sekitar $32.333.
Baca Juga: Harga Bitcoin dan Harga Ethereum Masih Belum Naik Saat NFT Booming
Penting untuk dicatat bahwa karena undang-undang Ketenagakerjaan Departemen Amerika Serikat, pembayaran pertama kali dikeluarkan dalam fiat sebagai dolar AS dan kemudian dikonversi menjadi mata uang digital di pertukaran crypto Coinbase.
Sementara isyarat gaji adalah tanda yang menjanjikan untuk Big Apple, peraturan kripto New York ketat untuk standar Amerika.
Pertukaran Crypto Gemini mengatakan bahwa pusat keuangan memiliki “peraturan crypto yang paling komprehensif dan terperinci di negara ini.”
Wali kota pil oranye jelas telah memotong pekerjaannya. Tapi seperti pepatah lama, “jika Bitcoin bisa sampai di sini, Bitcoin bisa di mana saja.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Alasan PB XIV Hangabehi Salat Jumat di Masjid Tertua di Solo, Berawal Dari Mimpi
-
Charoen Pokphand Indonesia Imbau Konsumen Tak Tergiur Penawaran dan Transaksi Medsos
-
Sinergi Puspo Wardoyo dan Kepala Sekolah: Mewujudkan Generasi Emas Lewat Sepiring Makanan Bergizi
-
Bukan Pesta Kembang Api, Momen Unik Kaliepepe Land Berbagi 20 Ribu Paket MBG di Malam Tahun Baru
-
SISTA Berikan Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Utara dan Aceh Tamiang