SuaraSurakarta.id - Bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang kurang mampu, Polsek Laweyan memberikan bantuan sepeda kepada salah seorang anak kelas 6 SD bernama Novi.
Kisah Novi sempat viral di media sosial membantu berjualan ibunya di depan Rumah Sakit Mata Solo, beberapa waktu lalu.
Kapolsek Laweyan Kompol Bobby A Rachman,tergerak hatinya saat mendengar ada seorang anak kelas 6 SD yang bernama Novi sedang membantu jualan ibunya yang sedang sakit.
Sehingga Kapolsek laangsung mengutus anggota untuk memborong makanan anak tersebut serta memberikan sepeda supaya dapat digunakan untuk berjualan dan bersekolah nantinya.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melalui Kapolsek Laweyan Kompol Bobby A Rachman, mengatakan Polsek Laweyan langsung menindak lanjuti informasi yang beredar di media sosial bahwasanya ada seorang pelajar kelas 6 SD yang bernama Novi yang membantu ibunya berjualan dikarenakan ibunya sedang sakit serta ayahnya sudah meninggal dunia.
"Sehingga kami dari Polsek Laweyan berinisiatif memborong seluruh dagangan adik Novi tersebut serta kami memberikan sebuah sepeda supaya dapat digunakan untuk jualan serta bersekolah," ucap Kompol Bobby, Rabu (12/1/2022).
Kapolsek Laweyan menambahkan dengan bantuan sepeda ini semoga bermanfaat dan agar sepeda tersebut tidak dijual sehingga bisa digunakan untuk bersekolah.
"Harapan saya dengan bantuan ini semoga adik Novi bisa bersekolah dengan baik dan berprestasi," ujarnya.
Baca Juga: Anak Kelas 5 SD Belikan Barang Ini untuk Sang Pacar, Karyawan Toko sampai Dibuat Syok
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ada Charly Van Houten! CFD Gatsu Ngarsopuro Solo Pecah Dipadati Ribuan Anak Muda
-
Keluh Kesah Perajin Tahu Imbas Dolar, Bahan Baku Terus Naik hingga Takut Mengurangi Ukuran Tahu
-
PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar
-
Efek Dolar Naik, Pedagang Pasar Naikan Harga Jual hingga Daya Beli Turun
-
Solo Safari Kini Buka Hingga Malam, Ada Hutan Menyala hingga Spot Foto Menarik