SuaraSurakarta.id - Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun.
Kedua anak Presiden Jokowi ini dilaporkan ke KPK atas dugaan KKN dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Gibran pun tidak ada rencana untuk melaporkan balik. Bahkan dengan tegas, Gibran menantang Ubedilah Badrun untuk membuktikan.
Gibran juga siap diperiksa dan ditangkap kalau memang melanggar.
"Lha, ngopo melaporkan balik," ungkap Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Selasa (11/1/2022).
Menurutnya, dirinya meminta sang pelapor untuk memberikan bukti. Jika memang salah, dirinya siap ditangkap sekarang juga.
"Penak to. Buktikan dulu, aku salah ora. Salah, detik ini ditangkap yo orapopo," tegas dia.
Gibran siap menjalani proses hukum jika memang terbukti melakukan pelanggaran.
Gibran juga sudah mengkroscek masalah ini dengan Kaesang Pangarep.
Baca Juga: 2 Anak jokowi Dilaporkan ke KPK, Moeldoko: Jangan Judgement Anak Pejabat Gak Boleh Kaya
"Uwes tak kroscek ke Kaesang," sambungnya.
Seperti diketahui, Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK, Senin (10/1/2022) kemarin atas dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan TPPU.
Mereka dituding memiliki relasi bisnis dengan PT BMH yang terlibat pembakaran tahun 2015 lalu.
Keduanya disebut telah menerima kucuran dana dari petinggi perusahaan PT SM yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembakaran hutan 2015 lalu.
PT SM menjadi tersangka pembakaran hutan dan dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp 7,9 triliun.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?