SuaraSurakarta.id - Protokol kesehatan (Prokes) pada pembelajaran tatap muka (PTM) ternyata tidak selalu dipatuhi para siswa di Kota Solo.
Satpol PP Kota Solo mencatat sebanyak 89 siswa tidak disiplin pada hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM) penuh yang dimulai pada Senin (10/1).
"Ada 89 siswa yang terjaring pelanggarannya setelah PTM dan sebelum pelaksanaan PTM bahkan, kan dua sesi PTM-nya," kata Kepala Satpol PP Kota Solo Arif Darmawan dikutip dari ANTARA, Selasa (11/1/2022).
Ia mengatakan sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Pemkot Surakarta, seharusnya para siswa langsung pulang ke rumah masing-masing usai mengikuti PTM.
"Harus segera pulang, di SE kan diatur begitu, kami mengikuti itu. Tujuannya kan habis PTM nggak boleh keluyuran," katanya.
Ia mengatakan jika keluyuran usai PTM dikhawatirkan para siswa tersebut akan beraktivitas hingga ke luar kota.
"Bahkan ke luar kota, jangan sampai terbentuk klaster baru (penyebaran COVID-19)," katanya.
Ia mengatakan pada hari pertama PTM penuh tersebut para siswa yang kedapatan tidak mengindahkan aturan protokol kesehatan diberikan sanksi berupaya pembinaan dan diminta untuk segera pulang ke rumah masing-masing.
Selanjutnya, jika pelanggaran kembali dilakukan oleh siswa yang sama maka Satpol PP akan memanggil orang tua siswa dan pihak sekolah.
Baca Juga: Omicron di Jakarta Capai 407 Kasus, Disdik DKI Pastikan PTM 100 Persen Tetap Jalan
Sementara itu, selain memberikan sanksi kepada para siswa, pihaknya juga memberikan peringatan kepada sebanyak 10 pelaku usaha yang membiarkan siswa berseragam nongkrong di tempat usaha mereka.
"Sudah disebutkan dalam SE, (pelaku usaha) diberikan sanksi mulai dari peringatan. Kalau nekat kami tutup. Kemarin baru kami beri peringatan, ada kafe, ada shelter, kebanyakan PKL (pedagang kaki lima)," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu