Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Rabu, 15 Desember 2021 | 18:58 WIB
Covid-19 varian Omicron. Omicron membuat penduduk dunia khawatir, hasil penelitian vaksin Sinovac dan BioNTech tidak cukup ampuh menangkal Omicron. [Dok.Antara]

Para peneliti mengatakan masih terlalu dini untuk mengetahui apakah Omicron menyebabkan COVID-19 yang lebih atau kurang parah dari varian-varian sebelumnya.

Di Afrika Selatan, hasil penelitian di lapangan yang dirilis pada Selasa menunjukkan vaksin COVID-19 dari Pfizer-BioNTech kurang efektif mencegah orang yang terinfeksi dari kemungkinan dirawat di rumah sakit sejak Omicron muncul pada November tahun ini.

Dua perusahaan pekan lalu mengatakan tiga dosis vaksin buatan mereka mampu menetralisasi Omicron dalam uji laboratorium. Temuan itu menjadi sinyal awal bahwa dosis ketiga atau booster menjadi kunci dalam perlindungan melawan varian tersebut.
[ANTARA]

Baca Juga: Dokter Rutan Tanjung Gusta Dituntut 4 Tahun Penjara Kasus Jual Beli Vaksin

Load More