SuaraSurakarta.id - Reuni Aksi 212 juga akan terjadi di Solo Raya. Namun aksi tersebut bakal dihalau oleh petugas kepolisian.
Polres Kota Surakarta melakukan penyekatan enam titik pintu masuk kota untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan terkait digelarnya Reuni Aksi 212 Solo Raya yang akan digelar di Plaza Manahan Solo, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (2/12/2021).
"Kami telah menyiapkan ratusan personel gabungan yang didukung TNI, Brimob Polda Jateng dan Polres Solo Raya untuk melakukan penyekatan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan massa karena kondisi masih pandemi COVID-19," kata Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, dikutip dari ANTARA di Mapolresta Surakarta.
Menurut kapolres, enam titik penyekatan di Solo antara lain Tanjung Anom dan Mojo batas Sukoharjo, Jurug, Mojosongo batas dengan Karanganyar, Kleco dan Tugu Mahkuto Karangasem.
Baca Juga: Cegah Aksi 212, Polisi Tutup Sejumlah Akses Jalan di Jakarta Malam Ini
Kapolres mengatakan pihaknya dan Satgas COVID-19 sebelumnya sudah jelas menyampaikan dengan panitia atau korlap rencana kegiatan Reuni 212 Solo Raya, yang akan digelat di Plaza Manahan Solo, tidak memberikan rekomendasi atau izin kegiatan tersebut.
Hal tersebut, kata Kapolres, dengan pertimbangan pandemi COVID-19 saat ini, dimana Kota Surakarta dalam tiga minggu terakhir ini, terjadi lonjakan kasus angkapositf harian. Solo masuk 12 daerah kabupaten dan kota di Jateng yang mengalami lonjakan yang signifikan.
"Hal ini, perlu menjadi perhatian bersama dan semua pihak. Atas dasar itu, Satgas Gugus Tugas Kota Surakarta tidak memberikan rekomendasi pelaksanaan di Plaza Manahan Solo maupun tempat-tempat terbuka lainnya," kata Kapolres.
Selain itu, Indonesia pada saat ini, sedang berada juga di tengah adanya temuan varien virus baru Omicron terdeteksi di Afrika. WHO mengatakan penyebarannya 1,3 kali lebih cepat dibanding virus sebelumnya.
"Semua tahu pada Juli 2021 pada saat mengalami gelombang kedua begitu luar biasa harus berjibaku mengantisipasi itu agar lonjakan CPVID-19 dapat ditekan, untuk menyelamatkan masyarakat kita," kata Kapolres.
Baca Juga: Resmi! Gibran Setujui Kenaikan UMK 2022, Upah Buruh di Kota Solo Naik Rp21.000
Oleh karena itu, pihaknya sudah mengarahkan kepada korlap atau panitia untuk menggelar di mesjid jika kegiatan doa bersama dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku terkait kapasitas ruangan, jumlah peserta dan penerapan prokes lainnya.
Berita Terkait
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
7 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Solo yang Tahan Lama, Laris Diburu saat Libur Lebaran
-
Deretan Tempat Wisata di Solo untuk Libur Lebaran 2025, Lengkap dengan Tips Berkunjung
-
Rocky Gerung Bongkar Isu Dugaan Korupsi di Solo, Refly Harun : Sudah Rahasia Umum
-
Kapolri Tinjau Taman Safari Solo, Pastikan Keamanan Libur Natal dan Tahun Baru
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total