SuaraSurakarta.id - Suasana haru mengiringi peringatan Hari Guru Nasional di SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo, Kamis (25/11/2021).
Ratusan siswa tampak berkaca dan menangis di hadapan para guru yang duduk berjajar.
Mereka bukan sedang mendapatkan hukuman, tapi mereka sedang sungkeman kepada guru-guru.
Salah satunya adalah Juwita Rahma Dini yang tak bisa menahan haru di pangkuan sang guru.
"Tadi sungkeman dengan bapak ibu guru. Ini untuk memperingati Hari Guru Nasional," ujar salah satu siswa SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo, Juwita Rahma Dini saat ditemui, Kamis (25/11/2021).
Sungkeman ini sebagai ucapan terima kepada guru-guru yang telah berjasa mengajarkan ilmunya selama ini.
Tadi sempat terharu dan mau nangis saat sungkem sama guru, tadi ada juga guru yang menangis.
"Terharu dan sedih pastinya tadi, yang nangis banyak tadi. Kita sangat berterima kasih kepada guru-guru yang telah membimbing selama ini," katanya.
Siswa kelas XI ini berharap di Hari Guru ini, semoga guru-guru semua lebih kompak dan lebih memperhatikan.
Baca Juga: Hari Guru, SMA Negeri 11 dan SMA Nasional Makassar Diserang Siswa Dianiaya
"Selamat buat guru-guru semua. Jasa-jasa mereka sangat berharga sekali," sambung dia.
Hal senada disampaikan siswa lain Rafa Bintang Al Ghofari yang juga terharu dengan sungkeman dengan guru.
"Guru itu kan yang mengajari kita ilmu dan mendidikan generasi muda," ucapnya.
Berharap di Hari Guru ini, para guru lebih sejahtera dan tidak bosan-bosan mengajarkan ilmu-ilmunya.
Sementara itu salah satu guru, Nur Hayati mengatakan sempat merinding saat siswa-siswa tadi sungkem.
"Saya merinding dan menangis tadi. Ini benar-benar sangat terharu dengan kegiatan yang dilakukan para siswa ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok