SuaraSurakarta.id - Festival Rock in Solo kembali akan digelar setelah vakum sejak 2015 lalu pada 18 Desember 2021 di Convention Hall Terminal Tirtonadi. Dalam Rock in Solo kali akan menampilkan band metal asal Kota Solo, Down For Life.
Dalam festival tersebut, Down For Life akan berkolaborasi dengan gamelan yang nantinya akan diarasemen. Ada tiga gamelan yang akan dikolaborasikan, yakni Gamelan Banyuwangi, Gamelan Sekaten, dan Gamelan Bali.
"Ada spesial dalam Rock in Solo nanti. Down For Life akan berkolaborasi dengan gamelan yang akan diarasemen dan dibuat oleh Mas Gondrong Gunarto, ada tiga gamelan, yakni Gamelan Banyuwangi, Gamelan Sekaten, dan Gamelan Bali," terang pendiri Rock in Solo dan juga vokalis Down For Life, Stephanus Adjie saat jumpa pers, Senin (22/11/2021).
Menurutnya, ini akan menjadi kolaborasi pertama Down For Life dengan gamelan dan ini sangat excited (bergairah) sekali. Apalagi arasemen gamelan nanti akan dibuat oleh Gondrong Gunarto, seorang komposer dan musisi kontemporer Kota Solo yang sudah dikenal.
"Ini pertama kali kita akan berkolaborasi dengan gamelan yang diarasemen. Pastisnya sangat excited dan akan sangat menarik," kata dia.
Nantinya ada penyanyi keroncong Kota Solo, Endah Laras yang akan tampil bersama. Ini pertama kalinya juga Down For Life akan tampil bersama penyanyi keroncong.
"Kami belum pernah sebelumnya dan ini pertama kali kita akan bersama bersama penyanyi keroncong. Dan itu pasti akan menarik sekali, apalagi dengan arasemen gamelan," ungkanya.
Jadi nantinya, Rock in Solo akan diadakan dalam dua format , secara online dan offline. Nanti akan menyajikan perpaduan tata ruang yang apik dengan sajian visual serta bunyi yang megah hasil kolaborasi dari musik keras, gamelan kontemporer, dan performing art.
Dalam Rock in Solo ini yang biasanya digelar outdoor nanti akan digelar indoor dan dengan penonton terbatas. Jumlah penonton hanya 500 orang dan mereka nanti akan duduk semua di tempat yang sudah disediakan, jadi tidak ada penonton yang berdiri.
Baca Juga: 10 Lagu Paramore yang Cocok Didengarkan saat Turun Hujan
Penonton yang ingin nonton pun harus test swab antigen dulu dan sudah di vaksin minimal satu kali. Ketika mau masuk harus menggunakan aplikasi peduli lindungi.
"Kita mematuhi protokol kesehatan sesuai arahan dari Pemkot Solo dan Satgas Covid-19. Aspek kesehatan dan keamanan menjadi salah satu yang paling utama dalam Rock ini Solo nanti," sambung dia.
Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang hadir dalam jumper pers mengatakan mendukung menghidupkan lagi Festival Rock in Solo yang sempat terhenti. Di tengah pandemi Covid-19 tidak boleh berhenti, apalagi sudah berada di level 2 dan kasus sudah semakin menurun.
"Memang ini inisiasi saya untuk menghidupkan lagi event Rock in Solo. Namun protokol kesehatan tetap harus dipatuhi dengan pembatasan penonton," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
KPK Kembali Geledah Kantor Bupati Sukoharjo, Keluar Bawa 3 Koper
-
Ngenes! SDN Cepokosawit 2 Boyolali Hanya ada 1 Siswa Baru
-
SDN Tegalayu Kota Solo Hanya Ada 5 Siswa Baru, Orang Tua Tak Khawatir, Wali Kelas Sempat Down
-
Brownies Ketan Sidoarjo, UMKM Lokal yang Berhasil Menjangkau Pasar Global
-
Jokowi Berharap Sidang Roy Suryo dan dr Tifa Masuk Tahap Pembuktian, Siap Hadir dan Bawa Ijazah Asli