SuaraSurakarta.id - Tim Sparta Sat Sabhara Polresta Solo menciduk sembilan orang yang sedang asyik mabuk di Kawasan Kampung Nayu Timur, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Minggu (7/11/2021) dini hari.
Dari sembilan orang yang diamankan, dia diantaranya merupakan perempuan yang juga asyik menenggak minuman keras bersama gerombolan pemuda tersebut.
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melalui Kasat Samapta , Kompol Sutoyo menjelaskan, selain menciduk pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah miras jenis ciu.
"Kami mendapatkan informasi, bahwa di lokasi tengah digelar pesta miras. Kami datangi, dan ternyata benar. Langsung kami lakukan tindakan," kata Kompol Sutoyo diwartakan Timlo.net--jaringan Suara.com, Senin (8/11/2021).
Sutoyo memaparkan, sembilan pemabuk yang diamankan masing-masing AH (28), EAS (22), RKP (20), AS (23), ATA (26), DNA (22), YN (27). Sedangkan 2 sisanya merupakan wanita yakni IPS (19) dan ERK (17).
Lalu, barang bukti yang diamankan, yakni 2 Botol Miras Jenis Ciu ukuran 1,5 liter berisi setengah, 3 Botol Miras jenis Ciu ukuran 1,5 Liter masih penuh dan 1 Botol Miras jenis Ciu Gedang Kluthuk ukuran 1,5 liter berisi setengah.
“Kesembilan orang itu langsung kami bawa ke Polresta Solo, guna dilakukan tindak pidana ringan (tipiring),” paparnya.
Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi masyarakat yang memberikan informasi terhadap adanya kegiatan penyakit masyarakat (pekat) di wilayah tempat tinggalnya.
Upaya yang dilakukan tersebut untuk menciptakan Kota Solo yang aman, nyaman, damai, sejuk dan sehat.
Baca Juga: Viral Wawenparekraf Pingsan di Acara Keraton Solo, Warganet Justru Salfok dengan Sosok Ini
“Kami harapkan kepada warga masyarakat kota Surakarta apabila mengetahui informasi mengenai penyakit masyarakat di lingkungannya, seperti miras, narkoba, judi dan praktik prostitusi bisa segera melaporkan atau menginfokan ke call center Tim Sparta Polresta Surakarta 0811-2957-110 dan kami pastikan segera menindaklanjutinya,” tegas Ade Safri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ini Kondisi Museum Keraton Surakarta Usai Dibuka, Belum Semua Tersentuh Revitalisasi
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Cegah Sweeping Ormas Saat Ramadan, Polresta Solo Tingkatkan Patroli dan Pengawasan THM
-
Mandom Indonesia Perkokoh Kemitraan dengan Awak Media di Jantung Kota Solo