Hingga 26 Oktober, Indonesia sudah menerima 66.776.000 dosis vaksin Sinovac.
2. AstraZeneca
Vaksin yang juga dikenal sebagai vaksin Oxford ini dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi asal Inggris dan peneliti Universitas Oxford. Sesuai anjuran WHO vaksin ini diberikan dalam dua dosis, dengan jarak dosis pertama dan kedua sekitar 8-12 pekan.
Vaksin AstraZeneca mengantongi izin BPOM pada 22 Februari dan per 26 Oktober sebanyak 33.456.030 dosis sudah mendarat di Indonesia.
3. Sinopharm
Vaksin ini diproduksi Beijing Bio-Institute of Biological Products dan telah direstui penggunaannya oleh BPOM pada 29 April.
Vaksin Sinopharm diberikan dalam dua dosis dengan interval 21-28 hari. Hingga 26 Oktober Indonesia telah memperoleh 8.450.000 dosis.
4. Moderna
Vaksin ini adalah vaksin pertama berbasis mRNA (messenger RNA) yang disetujui BPOM pada 1 Juli. Vaksin mRNA menggunakan materi genetik untuk memberikan stimulus kepada tubuh manusia untuk membentuk antibodi.
Baca Juga: Kalau 'Maksa' Mudik Natal dan Tahun Baru, Ini Pesan Pemkot Cimahi
Di Indonesia vaksin ini juga dijadikan sebagai vaksin booster (penguat) atau dosis ketiga untuk tenaga medis yang berada di lini terdepan perjuangan melawan corona.
Hingga 26 Oktober sebanyak 8.000.160 dosis vaksin Moderna telah mendarat di Indonesia.
5. Pfizer-BioNTech
Vaksin COVID-19 ini merupakan hasil kerja sama antara perusahaan farmasi AS Pfizer dan perusahaan bioteknologi asal Jerman BioNTech.
Vaksin mRNA ini mengantongi izin penggunaan darurat di Indonesia pada 15 Juli. Sama seperti vaksin lainnya, vaksin Pfizer-BioNTech diberikan dalam dua dosis dengan jarak pemberian dosis 21-28 hari.
Hingga 26 Oktober Indonesia telah menerima 21.976.060 dosis.·
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026