SuaraSurakarta.id - Manajemen Persis Solo menggelar kegiatan donor darah dalam memperingati Hari Sumpah Pemudadi Pendapa Balai Kota Surakarta, Kamis (28/10/2021).
Tak hanya jajaran manajemen dan official, sejumlah pemain Persis juga ikut berpartisipasi bersama ratusan masyarakat.
Mereka dua kiper Eirlangga Setyo dan Pancar Nur Widiastono serta mantan bek Timnas Indonesia U-16, Marcel Yanuar.
Pemain Persis Solo Marcel Yanuar mengapresiasi kegiatan donor darah. Terlebih ini merupakan momen Hari Sumpah Pemuda.
"Sangat bagus bagi warga Solo dan bagi pemain juga bisa ikut berpartisipasi donor darah. Belum pernah donor darah, baru kali ini," ucap Marcel.
Ia menambahkan sebagai pemain muda Persis Solo punya tanggungjawab untuk ikut meneruskan cita-cita bangsa salah satunya berbagi dalam bakti sosial di kegiatan donor darah.
Sementara itu, Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona, menjelaskan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Laskar Sambernyawa mengadakan kegiatan sosial donor darah yang digelar selama sehari.
"Kegiatan sosial ini bagian dari kepedulian klub Persis Solo pada masyarakat Solo sekitar dan membantu stok darah PMI Solo," ujar Bryan di lokasi donor darah.
Dalam donor darah ini terkumpul 150 kantong darah yang nanti bisa dijadikan stok buat PMI Solo.
Selain tiga pemain yang turut andil bagian, Bryan mengatakan sebenarnya beberapa pemain ingin ikut, namun saat ini masih libur setelah selesai seri 1 Liga 2.
"Banyak pemain yang sebenarnya mau ikut, tapi karena hari ini (Kamis) jadwal libur pemain mereka pulang kampung. Yang ada hanya pemain muda," ucap Bryan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
Atap Ruang Kelas di MTs Muhammadiyah Sragen Tiba-tiba Roboh, Guru dan Siswa Jadi Korban