SuaraSurakarta.id - Perkelahian antarasahabat terjadi di Kabupaten Klaten pada Jumt (22/10/2021). Peristiwa itu juga akhirnya merenggut nyawa.
Perkelahian maut antarsahabat karib di Kabupaten Klaten terjadi pada Jumat malam pukul 20.00 WIB dan menyebabkan salah satunya meninggal.
Menyadur dari Solopos.com, perkelahian terjadi antara Trimo Lewong, 65, warga Kanoman, Kecamatan Karangnongko dengan sahabatnya Soleman, 65, warga Bangunrejo Kidul, Desa Granting, Kecamatan Jogonalan.
Akibat kejadian itu, Trimo meninggal di rumah Soleman. Trimo meninggal di tangan sahabatnya dengan luka senjata tajam (sajam) di leher. Informasi yang dihimpun, Trimo bermain ke rumah Soleman sebelum kejadian. Dia datang seorang diri ke rumah sahabatnya mengendarai sepeda motor jenis bebek.
Di rumah Soleman, keduanya sempat mengonsumsi bersama minuman keras (miras) jenis ciu. Tak berselang lama, keduanya diduga terlibat cekcok. Di tengah adu mulut, Soleman menyabetkan pedang ke arah Trimo. Akibatnya, Trimo meregang nyawa di rumah Soleman.
Sebelum membunuh Trimo, Solopos.com mendapatkan informasi bahwa Soleman pernah terlibat perkelahian dengan warga lain asal Prambanan. Warga di Bangunrejo Kidul sudah tak peduli dengan aktivitas Soleman diduga karena tabiatnya itu.
Setelah membunuh temannya, Soleman langsung meninggalkan rumah. Dia datang ke rumah Ketua RW 004, Dukuh Bangurejo Kidul, Suwarto. Di hadapan Suwarto, Soleman meminta diantarkan ke Polsek Jogonalan. Saat itu, Soleman tidak menceritakan bahwa dirinya baru saja membunuh Trimo.
Lantaran dimintai bantuan, tokoh masyarakat di Dukuh Bangunrejo Kidul itu bersedia mengantar Soleman ke Polsek Jogonalan. Suwarto mengantarkan sampai seberang jalan Polsek Jogonalan. Suwarto juga mewanti-wanti Soleman agar tak membawa-bawa namanya jika terseret kasus hukum.
Setelah mengantar Soleman ke Polsek Jogonalan, Suwarto pulang ke rumah. “Saat tiba di rumah, saya ditemui Pak Sukamto [suami ibu RT 007, Dalinah]. Soleman telah membunuh seseorang di rumahnya. Jadi, saya baru tahu [kejadian itu] setelah sampai rumah,” kata Suwarto saat ditemui wartawan di rumahnya di Bangunrejo Kidul, Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Sabtu (23/10/2021).
Baca Juga: Duh! Masih Terima Bantuan, 250 Penerima PKH di Klaten Punya Mobil dan Rumah Mewah
Suwarto menceritakan di rumah Soleman sudah banyak orang. Polisi juga sudah berada di lokasi kejadian. “Setelah itu, saya dimintai keterangan polisi. Saya baru pulang ke rumah Sabtu (23/10/2021) pagi,” tutur dia.
Lokasi Kejadian Jadi Tontonan
Hal senada disampaikan Ketua RT 007, Dukuh Bangunrejo Kidul, Dalinah. Dia mengetahui Soleman membunuh warga Kanoman dari polisi. “Saya diminta polisi untuk standby di lokasi. Kalau sewaktu-waktu dimintai keterangan. Jadinya saya melek sampai Sabtu (23/10/2021) pukul 02.00 WIB,” ungkap Dalinah.
Selain itu, Dalinah menuturkan warga tak boleh mendekat ke rumah Soleman. Polisi sudah memasang garis polisi. Dalinah mengaku takut saat melihat polisi membawa jenazah dan pedang dari rumah Soleman. “Saya ikut ndrodok saat melihat polisi membawa jenazah sama pedangnya itu. Saya sampai enggak doyan makan hingga pagi ini setelah mengetahui kejadian itu,” katanya.
Jenazah Trimo sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro sebelum dibawa ke rumah duka di Kanoman, Kecamatan Karangnongko. Dalinah mengatakan lokasi kejadian menjadi tontonan banyak orang.
Pada Jumat malam, Dalinah menuturkan sejumlah pemuda dari Kanoman, Kecamatan Karangnongno datang mencari Soleman. “Semalem warga Kanoman ke sini juga ingin mencari Soleman. Tapi diberi tahu bahwa yang bersangkutan sudah di kantor polisi. Infonya, warga yang mencari Soleman itu langsung ke Polsek [Jogonalan],” tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026