SuaraSurakarta.id - Nasib sial menimpa seorang kurir perempuan yang sedang mengantar paket. Akan tetapi, paketan dengan sistem COD itu justru ditolak oleh pemilik emak-emak.
Alasan emak-emak menolak paketan tersebut lantaran tak punya uang. Alhasil adu mulut antara kurir dengan emak-emak itu tak bisa terhindarkan.
Kejadian tersebut berhasil diabadikan dan direkam melalui unggahan video di akun TikTok @diyanchairiyah belum lama ini.
Dalam video tersebut awalnya menampilkan seorang kurir perempuan yang sedang mengantarkan paket ke salah satu rumah. Sesampainya di tempat tujuan, kurir perempuan ini dibuat terkejut lantaran pemilik menolak untuk membayar paket sistem COD tersebut.
Usut punya usut, pemilik paket yang notabene seorang emak-emak ini secara gamblang menolak membayar paket tersebut karena dirinya tak punya uang.
Mendengar pengakuan emak-emak tersebut, kurir perempuan itu tak terima. Ia pun menjelaskan secara perlahan kepada emak-emak yang tengah memegang barang belanjaan untuk bertanggungjawab membeli paketnya dengan COD tersebut.
Bahkan sang kurir mengaku sudah tiga kali bulak-balik ke rumah tersebut. Akan tetapi, emak-emak enggan untuk membayar paketnya.
"Saya sudah tiga kali bulak-balik ya bu, tapi ibu nggak kasian sama saya, sama kurirnya. Kan ada suami ibu, minta tolong ditalangi dulu," ujar kurir tersebut.
Namun, emak-emak ini terus saja mengelak dan ogah untuk membayar paketan tersebut. Bahkan emak-emak ini sampai tak menghiraukan perkataan sang kurir.
Baca Juga: Viral Pria Beli iPhone 12 Lewat Situs Belanja Online Malah Dikirim Sabun Batang
Karena sudah bosan mendengar alasan yang sama. Sang kurir pun menasehati emak-emak itu agar tidak lagi memesan paket melalui sistem COD. Hal itu hanya akan menyusahkan pekerjaan kurir jika pemiliknya enggan untuk membayar.
"Ibu jangan mesen-mesen lagi ya, di lazada pokoknya jangan mesen-mesen lagi. Saya minta tolong ya, biar sayanya nggak susah, soalnya setiap hari saya ada penilaian," pesan kurir tersebut.
Sontak saja unggahan video yang telah disukai ribuan kali ini mematik sorotan tajam dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang menghujat emak-emak tersebut karena tidak memiliki sikap tanggung jawab.
"Piralin aja ,jdi ikut geregetan SM si ibunya gak tanggung jg awab banget," ujar akun @idarinda**.
"Ibu itu g mikir seandainya anaknya yg jd kurir. trs digitu in gmn perasaannya, ya Allah adik kurir yg sbr ya nak," cetus akun @tata.lumajang**.
"Kalo ngak ada duit ngak usah beli ... kok nyusahin orang lain aja .. heran," ungkap akun @Araapria**.
"Intinya klw nggak punya duit jangan lncng untuk tekan" pesan pket, ingt kulir jg krja.. emosi..dg mudahnya d tolak," sahut akun @zahirah**.
"Mba kurirnya sabar bgt, ngomongny masih lembut beda cerita klo aku digituin sm tuh ibu," timpal akun @hanifaz**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa atau Azan Magrib di Kota Solo Hari ini 26 Februari 2026
-
Kubu PB XIV Purboyo Ungkap Tedjowulan juga Salah Satu Penerima Dana Hibah Keraton Surakarta
-
Berhubungan Suami Istri pada Malam Hari di Bulan Ramadhan Apa Hukumnya? Ini Penjelasan Buya Yahya
-
IESI Minta Hakim dan Kejagung Telusuri Aliran Dana Buzzer di Balik Perkara Marcella Santoso
-
Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK