SuaraSurakarta.id - Aparat kepolisian mengamankan sekitar 75 suporter Persis Solo yang diduga hendak melakukan konvoi jelang laga PSIM Yogyakarta versus Persis Solo di Stadion Manahan, Selasa (12/10/2021).
Mereka yang sedari sore hari berkumpul di Mes Persis kawasan Kalitan, Laweyan langsung didatangi aparat gabungan. Mereka kemudian dibawa ke Mapolresta II Solo.
"Pada pukul 14.30 WIB, kami mengamankan sekitar 50 suporter Persis Solo, yang mencoba melakukan arak-arakan konvoi di dalam kota," kata Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.
Dia memamaprkan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Bahkan, sejak awal pihaknya telah melarang segala bentuk tindak yang mengakibatkan terjadinya kerumunan.
"Sejak awal sudah saya sampaikan tidak boleh ada arak-arakan, konvoi suporter karena ini melanggar prokes. Kita berharap pertandingan ini tidak hanya aman dan lancar tapi juga sehat," jelasnya.
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi yang turut memantau pertandingan sepak bola mengemukakan, pengamanan para suporter yang melakukan konvoi untuk.menghindari kerumunan.
"Kami tekankan pengamanan terhadap suporter untuk mencegah munculnya klaster bagi suporter serta menjaga kesadaran mereka untuk patuh pada protokol kesehatan," tegas Ahmad Luthfi.
Dalam giat itu, eks Kapolresta Solo itu juga didampingi Kabidhumas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Dirlantas, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho, Dirintel, Kombes Pol Djati Wiyata Abadhy dan sejumlah pejabat utama Polda Jateng disela mengecek ratusan suporter yang mendapat pembinaan di Mako 2 Polresta Surakarta, Selasa malam.
Dijelaskan Kapolda, bagi suporter yang diamankan, harus menjalani test swab antigen. Namun semua dinyatakan negatif dan tidak ditemukan yang reaktif.
Baca Juga: Laporannya Ditolak, Tamara Bleszynski Curhat: Hartaku tak Banyak Aku Hanya Ibu Warung
"Mereka yang menonton tim kesayangannya berlaga, kami fasilitasi bisa menonton di Mako 2 Polresta Surakarta dan kami berikan makan serta minuman yang cukup," jelas Perwira Tinggi Polri itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok
-
Panas! Keraton Solo Gelar Dua Kirab Grebeg Mulud Sekaligus, Kubu Purboyo Ungkap Dugaan Sabotase
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe