Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:56 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa saat upacara HUT ke-76 RI. [Suara.com/Ari Welianto]

Pendapat senada disampaikan anggota Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro. Menurutnya, belum terlihat sesuatu atau rencana program yang spesial di KUA PPAS RAPBD Solo 2022. Ia menduga hal itu karena Pemkot masih harus fokus terhadap penanganan pandemi.

“Jadi kalau dilihat, postur KUA PPAS RAPBD 2022 itu ya masih belum, belum terlihat apa namanya, yang spesial. Masih belum, biasa seperti kita melihat masih sama, kayak rutin ya biasa. Kami belum bisa menemukan yang unik,” terang Asih.

Diberitakan sebelumnya, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD Solo tahun 2022 telah disepakati bersama kalangan legislatif dan eksekutif dalam rapat paripurna DPRD Solo pada Senin (11/10/2021).

Persetujuan bersama KUA dan PPAS RAPBD Solo 2022 dilakukan dengan penandatanganan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan pimpinan DPRD Solo. RAPBD Solo 2020 disepakati dengan pendapatan Rp2.135.619.961.789.

Baca Juga: Ada Atlet di PON Papua Sempat Covid-19, Gibran Akan Antisipasi Kedatangan ke Solo

Angka itu meningkat Rp360.277.562.782 setelah dilakukan pembahasan oleh TAPD dan Banggar DPRD Solo. Semula TAPD mengajukan pendapatan Rp1.775.342.399.007. Sedangkan belanja Rp2.239.295.961.789.

Besaran belanja meningkat Rp420.953.562.782 dari semula Rp1.818.342.399.007. Anggaran belanja Rp2,2 triliun terdiri dari belanja operasi Rp1.836.105.815.375, belanja modal Rp363.190.146.414, serta belanja tak terduga Rp40 miliar.

Load More