SuaraSurakarta.id - Aksi nekat dilakukan seorang pemuda asal Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Candra (20) memanjat tower telekomunikasi alias tower selama lebih dari tiga jam, Senin (11/10/2021) malam.
Dari informasi yang dihimpun, aksi nekat naik ke atas tower seluler di utara Waduk Gondang, Kerjo didasari putus cinta.
Diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com, kejadian itu bermula saat warga yang rumahnya dekat tower mendengar teriakan suara. Warga lantas mencari sumber suara yang ternyata berasal dari atas tower.
Warga kemudian melihat seorang laki-laki berdiri di bagian atas tower tersebut. Warga lantas mencoba merayu sang pemuda ini untuk turun.
Namun tak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke aparat kepolisian setempat. Polisi dibantu tim sukarelawan yang tiba di lokasi langsung mencoba membujuk pemuda ini untuk turun.
Setelah melalui proses negosiasi yang alot, C, 20, pemuda asal Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, akhirnya berhasil di evakuasi dari puncak tower seluler di ketinggian sekitar 50 meter.
“Personil berhasil mengevakuasi korban yang kondisinya sudah lemah dan mengalami hipotermia. Korban dibopong dan turun dari puncak tower dengan metode loring,” kata tokoh masyarakat tempat pemuda, Suhardi,
Korban lantas mendapatkan penanganan oleh tim medis. Selanjutnya korban dibawa tim medis ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Korban ini mengalami hipotermia karena di puncak tower sangat dingin dan angin kencang. Apalagi ketinggiannya sekitar 40 sampai 50 meter,” tuturnya.
Baca Juga: 8 Destinasi Wisata Karanganyar: Telaga Madirda, Air Terjun Jumog, Hingga Candi Ceto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna