SuaraSurakarta.id - Objek wisata kini menawarkan berakam paket yang menarik. Apalagi di masa pandemi, sepinya pengunjung membuat pelaku wisata harus memutar otak.
Seperti objek wisata di Desa Tepisari, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, yang memiliki konsep terbilang unik di wilayah Solo Raya.
Menyadur dari Solopos.com, tempat wisata bernama Ronce Stable ini menawarkan sensasi berkuda layaknya di ranch atau peternakan wilayah Amerika. Pengunjung bisa menjajal berkuda dengan biaya murah sekaligus menikmati kuliner dan pemandangan alam sekitar yang hijau menyejukkan.
Wahana berkuda di Ronce Stable terkonsep sangat matang di tempat tersebut. Selain terdapat tiga lahan untuk riding atau berkuda, terdapat juga kandang kuda yang ditujukan sebagai tempat wisata edukasi bagi anak-anak.
Selain itu, di sekitar lokasi stable juga terdapat hutan karet yang menjadi lokasi berkuda sembari menyusuri hutan. Objek wisata Ronce Stable, Polokarto, Sukoharjo, juga menyediakan beberapa kuda untuk digunakan wisatawan melakukan susur hutan secara kelompok.
Dengan begitu kerumunan dapat dihindari lantaran jumlah kuda di tempat tersebut bisa mengakomodasi sejumlah kelompok wisatawan. Salah satu pengelola Ronce Stable, Tomy Setyo Budi, mengatakan lantaran ada kebijakan PPKM Leveling di Sukoharjo, Ronce Stable baru kembali dibuka dua hari terakhir.
Keunggulan
Ia mengatakan konsep berkuda di tempatnya tidak jauh berbeda dengan stable lainnya di Soloraya. Namun, ia mengatakan keunggulan di tempatnya lantaran menawarkan program endurance atau berkuda sejauh 8 kilometer menyusuri hutan karet.
“Kalau berkuda tekniknya sama. Kami tidak mengotak-kotakkan tempat ini stable untuk aliran equestrian atau berkuda dan memanah. Kami melayani wisatawan untuk berkuda berkeliling atau mencoba adrenalin dengan berkuda secara canter atau lari cepat,” bebernya ketika berbincang dengan Solopos.com di lokasi.
Baca Juga: Destinasi Wisata di Palembang Kembali Dibuka, Wali Kota: SE Sudah Diteken
Tomy mengatakan selain berkuda, terdapat program wisata berkuda untuk anak-anak di objek wisata wilayah Polokarto, Sukoharjo, itu. Beberapa di antaranya berkeliling dengan kuda dan belajar grooming atau merawat kuda.
“Unggulan kami juga program edukasi anak-anak. Jadi anak-anak diajari bagaimana merawat kuda, menyisir kuda, memberi makan dan lainnya. Jadi anak-anak tidak hanya bermain, tapi juga bisa belajar di sini,” bebernya.
Tarif Terjangkau
Tomy menambahkan untuk mengubah paradigma bahwa berkuda merupakan olahraga elite, manajemen membanderol wisata mereka dengan harga terjangkau. Untuk wisata keliling kampung satu kali pengunjung cukup bayar Rp20.000.
Bagi yang ingin belajar privat mengendari kuda untuk member tarifnya Rp130.000 per jam, dan nonmember Rp150.000 per jam termasuk fasilitas helm dan sepatu.
“Kami ingin memasyarakatkan berkuda. Jadi harganya memang dibuat terjangkau. Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat kalau berkuda itu bukan olahraga premium sekarang. Tapi semua orang bisa melakukannya,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Lebaran Penuh Berkah: 5 Destinasi Wisata Religi di Solo yang Menyejukkan Hati
-
Ini 5 Wisata Malam Solo untuk Nikmati Lebaran Idul Fitri
-
10 Kuliner Khas Solo Raya yang Bisa Jadi Rujukan Pemudik Lebaran 2026
-
Idulfitri 2026 di Solo, Ini Panduan Lengkap Salat Id dan Tradisi Khas Kota Budaya
-
Kecelakaan Tragis Klaten, 5 Fakta Pemudik ASN Tewas Hanya 1 Km dari Rumah