SuaraSurakarta.id - Aksi bejat dilakukan seorang ustadz sekaligus pengasuh pondok pesantren di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).
Keduanya masing-masing berinsial IA (20) dan J (22) tega pencabuli 30 santri pondok pesantren tersebut. Seluruh korban merupakan santi laki-laki.
DIwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com jumlah santri yang menjadi korban sodomi adalah 12 orang dan semuanya laki-laki. Sementara 18 orang lainnya menjadi korban pencabulan.
Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni, menjelaskan, tersangka beraksi dalam waktu berbeda.
“Semua korban anak laki-laki. Kedua tersangka melakukan perbuatan itu tidak dalam waktu bersamaan,” kata Masnoni, Jumat (1/10/2021).
Berdasarkan hasil penyidikan, korban dari tersangka J berjumlah 29 santri di mana 11 di antaranya disodomi. Sementara satu santri lainnya adalah korban dari IA.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada polisi, pelaku mengaku pernah menjadi korban kasus pelecehan serupa.
“Dari pengakuan tersangka memang dia pernah jadi korban dari tindakan seperti ini (asusila),” kata Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan melalui Kasubdit PPA, Kompol Masnoni.
Pelaku mengaku peristiwa itu dialami puluhan tahun silam, yakni saat masih duduk di bangku sekolah dasar.
Baca Juga: Kasus Pedofilia di Ponpes, Oknum Guru Pesantren Cabuli 13 Santri
“Pengakuannya, itu dilakukan oleh tetangga dia. Kalau tidak salah waktu dia umuran sekitar kelas 3 SD (sekolah dasar),” ungkapnya.
Akibat perbuatan itu, tersangka dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa
-
Investasi Berkelanjutan Makin Kokoh, DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026