SuaraSurakarta.id - Bisnis perhotelan disebut mulai membaik pascapelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Tingkat okupansi hotel di Kota Solo, terus membaik. Hal itu karena ekonomi mulai bergeliat dan mobilitas masyarakat meningkat.
"Terutama akhir pekan, okupansi di Solo untuk malam minggu rata-rata 60-70 persen, terutama hotel bintang tiga ke atas," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Surakarta Abdullah Soewarno dikutip dari ANTARA di Solo, Selasa (28/9/2021).
Ia mengatakan kenaikan okupansi hotel berbintang ini terjadi mulai pertengahan September 2021. "Sebetulnya pada awal bulan September mulai terlihat ada kenaikan okupansi, terisi sedikit demi sedikit, terus di pertengahan makin baik," katanya.
Ia mengatakan okupansi hotel sebelum ada pelonggaran berada di angka 10-20 persen. "Namun kalau okupansi untuk hotel nonbintang masih di angka 40-50 persen," katanya.
Selain itu, saat ini sekitar 80 persen hotel dan restoran di Solo di bawah PHRI sudah menerapkan skrining dengan aplikasi PeduliLindungi.
Meski tingkat keterisian hotel oleh tamu menginap membaik, dikatakannya, kondisi tersebut belum dibarengi dengan aktivitas MICE di Solo.
Ia mengatakan sejauh ini belum ada keseragaman peraturan terkait pelonggaran antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah sehingga berdampak pada masih rendahnya aktivitas MICE hotel. "Antara rem dan gas, tidak bisa dibuka langsung, nanti hancur-hancuran lagi," katanya.
Sementara itu, pihaknya terus aktif mengingatkan terkait penerapan protokol kesehatan kepada manajemen hotel. Menurut dia, protokol kesehatan sesuai dengan PPKM level tiga diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya situasi seperti beberapa bulan yang lalu.
Baca Juga: Okupansi Hotel di DIY Mulai Meningkat sejak PPKM Level 3, Kegiatan MICE Paling Berpengaruh
"Jangan sampai nanti ada PPKM yang lebih keras lagi atau masuk ke level empat lagi. Inilah, harus saling menjaga," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang