SuaraSurakarta.id - Sejumlah batu nisan di pemakaman muslim Desa Wonosari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dirusak. Sebagian batu nisan terlepas dari gundukan makam, sebagian lagi terbelah.
Penggali makam bernama Marikun (59) mengatakan perusakan batu nisan sudah sejak sekitar tiga bulan lalu. Dia tidak mengetahui siapa yang merusak.
Selama ini, tiap-tiap makam di pemakaman muslim tersebut hanya ditandai nomor urut.
“Dari dulu hanya dikasih tenger (tanda) seperti ini (nomor urut). Ada warga (ahli waris) kepengin dikasih yang bagus seperti itu (batu nisan). Mungkin ada warga lain yang tidak suka,” ujarnya dalam laporan Jatengnews.
Pengurus Forum Komunikasi Masjid Mushala Mojo yang juga pengelola pemakaman muslim Polokarto Supriyanto mengatakan kasus tersebut baru mencuat setelah ahli waris mengetahui batu nisan yang ada di makam keluarganya rusak.
“Kebetulan (ahli waris) ketemu saya sudah saya beri penjelasan kalau ini kejadian sudah sekitar tiga bulan yang lalu,” kata dia.
Kasus tersebut sudah diketahui polisi Sukoharjo dan beberapa waktu lalu polisi Polokarto mempertemukan keluarga dan pengelola makam untuk mencari cara menyelesaikannya.
Dalam pertemuan tersebut, keluarga dan pengelola makam sama-sama meminta maaf dan setuju untuk menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan.
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan penyelesaian secara restorative justice diambil karena hanya terjadi kesalahpahaman.
Baca Juga: Pemkot Padang Didesak Tambah Lahan Pemakaman Umum
“Tentu kita dorong untuk penerapan restorative justice. Karena ini masalah perjanjian dari pihak keluarga. Tapi sebenarnya itu sudah menjadi aturan untuk dimakamkan di tempat itu,” katanya.
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa
-
Investasi Berkelanjutan Makin Kokoh, DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026