SuaraSurakarta.id - Menjalin hubungan dengan pasangan memang perlu trik khusus agar jalinan asmara tetap terjaga. Bahasa cinta memang harus diterapkan untuk membuat hubungan semakin romantis.
Walaupun sudah menjalin hubungan sekian tahun lamanya, pasangan Anda mungkin tetap tidak tahu apa yang Anda sukai dan apa yang bisa membuat Anda bahagia.
Begitu pula sebaliknya, Anda juga merasa bingung bagaimana menyenangkan pasangan. Bisa jadi penyebab Anda merasa seperti ini karena Anda belum kenal bahasa cinta diri sendiri dan pasangan.
Mengenal bahasa cinta sangat penting agar Anda bisa menyenangkan pasangan sesuai dengan bahasa cintanya. Anda tidak memaksakan pasangan Anda bahagia dengan pelukan bila yang dia butuhkan adalah bantuan. Pertengkaran pasangan terjadi karena mereka memiliki bahasa cinta yang berbeda dan tidak mau saling mengerti kebutuhan bahasa cinta dari pasangannya.
Menyuadur dari ANTARA, Psikolog Ni Made Putri Ariyanti, M.Psi. dari Universitas Airlangga, Rabu (22/9/2021), menjelaskan jenis-jenis bahasa cinta yang bisa dipahami untuk mengenal pasangan lebih dalam dan membuat hubungan semakin awet.
Word of affirmation
Jika Anda memiliki jenis bahasa cinta yang pertama, Anda akan mengungkapkan rasa cinta dan juga merasa dicintai saat mendapatkan pujian, apresiasi, dan berbagai kalimat afirmasi lainnya yang mengekspresikan rasa cinta. Makanya Anda akan merasa sangat bahagia saat mendengar pasangan mengatakan “Kamu cantik” atau “I love you” atau “Aku sayang kamu”.
Menerima hadiah
Apabila Anda termasuk orang yang memiliki bahasa cinta jenis menerima hadiah, Anda akan merasa dicintai saat pasangan memberikan sesuatu. Perasaan bahagia dan dicintai ini muncul bukan karena mahalnya hadiah yang diberikan, namun karena niat baik dan usaha pasangan untuk mencari dan membeli hadiah. Selain senang menerima hadiah, Anda juga senang memberikan hadiah kepada pasangan.
Baca Juga: 3 Kebiasaan Pria Setelah Menikah, Jadi Kurang Perhatian dengan Istri!
Sentuhan fisik
Berbeda dengan dua jenis bahasa cinta sebelumnya, Anda yang punya bahasa cinta berupa sentuhan fisik akan merasa dicintai dan menunjukkan rasa cinta dengan melakukan skinship. Konselor aplikasi konseling Riliv ini mencontohkan, Anda akan memeluk pasangan sebagai cara menunjukkan rasa sayang atau Anda berharap pasangan merangkul Anda saat merasa sedih.
Acts of service
Jika Anda memiliki love language act of service, Anda lebih suka pasangan yang memberikan aksi nyata. Misalnya saat melihat Anda lelah, pasangan langsung peka dan berinisiatif membereskan rumah. Menurut Anda, pujian atau kata-kata penghiburan tidak terlalu berarti karena Anda lebih suka aksi nyata. Makanya, Anda juga berusaha bertindak saat pasangan membutuhkan Anda.
Quality time
Jenis bahasa cinta terakhir adalah waktu berkualitas. Anda akan merasa sangat senang saat bisa menghabiskan waktu berdua bersama pasangan seperti menonton film bersama, melakukan hobi bersama, atau melancong bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga
-
Gratis dari Pemerintah, Sekolah Rakyat Bikin Pembuat Tungku Ini Mampu Antarkan Anak ke Bangku SMA