SuaraSurakarta.id - Masih muda sudah menjadi pencuri. Dia seorang remaja berusia 15 tahun asal Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Remaja berinisial A mengambil seperangkat komputer di sebuah kantor yayasan sekolah yang berada di Kecamatan Bangilan pada Selasa (7/9/2021), malam lalu.
Dengan sebuah obeng, dia merusak kunci pintu dan selanjutnya memasuki ruang guru. A mengambil perangkat komputer dan menyembunyikannya terlebih dahulu di semak-semak dekat sekolah.
Tapi aksinya ketahuan santri karena sejak awal gerak-geriknya mencurigakan.
A berhasil diringkus dan kemudian dilaporkan ke Polsek Bangilan.
Kapolsek Bangilan AKP Gunawan Wibisono dalam laporan Bloktuban mengatakan A mengambil barang berupa CPU komputer, keyboard, dan mouse.
Kepada polisi, A juga mengakui pada Senin (6/9/2021), sekitar pukul 20.00 WIB, juga mencuri layar komputer di yayasan yang sama.
Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Tuban. A dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan dan berulang sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 jo pasal 64 KUHP.
Baca Juga: Kisah Yuliati Sempat Ditahan 9 Hari Akibat Mencuri Susu: Saya Menyesal
Berita Terkait
-
Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya
-
'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling
-
Kepergok Hendak Bobol Warung Sembako, Pencuri Dihajar Warga hingga Cium Aspal
-
5 Sepeda Listrik dengan Fitur Keyless dan Alarm Anti Maling, Harga Mulai Rp5 Jutaan
-
Viral Perempuan Muda Masturbasi Saat Tepergok Mencuri, Pura-Pura Jadi ODGJ
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
Atap Ruang Kelas di MTs Muhammadiyah Sragen Tiba-tiba Roboh, Guru dan Siswa Jadi Korban