SuaraSurakarta.id - Kontingen Indonesia meraih prestasi besar di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Pasukan Merah Putih mampu meriah dua medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah cabor para bulutangkis. Dalam cabor itu, Indonesia mendapatkan dua medali emas dan satu perak.
Medali emas didapatkan dari ganda putri Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah di kategori SL3-SU5 pada Sabtu (4/9/2021).
Kemudian hari ini, Ratri yang berpasangan dengan Hary Susanto menggenapkan euforia Indonesia setelah berhasil merebut medali ganda campuran SL3-SU5.
Baca Juga: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 5.403 Kasus, 10.191 Orang Sembuh
Sedangkan medali perak juga disumbangkan Leani Ratri yang kalah dari pebulutangkis asal China, Cheng Hefang di partai final tunggal putri pada, Minggu (5/9/2021) pagi tadi.
Berbicata bulutangis, performa impresif sosok senior Hary Susanto tak bisa dilepaskan setelah menyabet medali emas bersama Leani Ratri.
Betapa tidak, atlet asal Majalengka itu tampil di Paralimpiade Tokyo 2020 dengan usia 46 tahun.
Banyak yang menyebut jika ajang kali ini menjadi yang terakhir bagi Hary dan diprediksi segera gantung raket. Namun dalam jumpa pers virtual, atlet kelahiran 25 Januari 1975 itu enggan memikirkan pensiun.
"Belum berfikir untuk pensiun. Kalau saya tetap diberi kepercayaan untuk bertanding, saya akan memberikan kemampuan terbaik," ungkap Hary Susanto.
Baca Juga: Riau Siapkan Bonus untuk Leani Ratri, Peraih Dua Emas di Paralimpiade Tokyo
"Bagi saya usia itu nomor dua. Terpenting jika ada kesempatan akan saya manfaatkan sebaik mungkin," tambah dia.
Sebelumnya, Ratri ingin menciptakan sejarah dan kenangan dalam perjalanan karier bersama Hary mengingat kini usia Hary telah menginjak 46 tahun.
“Medali emas yang kedua ini sangat spesial bagi saya dan mas Hary. Kami sangat bangga, terlebih lagi usia mas Hary kini sudah tidak muda lagi,” ucap Ratri.
“Kami sangat berharap bisa menjadi yang terbaik di Paralimpiade, karena ini adalah impian terbesar kami. Sangat bersyukur kami bisa mewujudkan impian itu dengan keluar sebagai juara,” ujar Ratri.
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri