Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Kamis, 02 September 2021 | 21:51 WIB
Patok tol Solo-Jogja tertancap di Kahuman, Polanharjo, Klaten, Selasa (24/11/2020). (Solopos.com/Ponco Suseno)

Salah seorang anggota staf Pejabat Pembuat Komitmem (PPK) Jalan Tol Solo-Jogja, Christian Nugroho, mengatakan persiapan pembangunan fisik jalan tol Solo-Jogja sudah mulai berjalan di beberapa lokasi wilayah Klaten.

Beberapa lokasi yang sudah dimulai pembangunan, yakni Sidoharjo (Polanharjo), Sidomulyo (Delanggu), Keprabon (Polanharjo), dan Kuncen (Ceper). “Intinya, pembangunan yang ada itu untuk mengamankan jalan poros desa dan irigasi pertanian,” katanya.

Sebagaimana diketahui, jalan tol Solo-Jogja berdampak pada 4.071 bidang lahan atau 3.728.114 meter persegi di wilayah Klaten. Lahan tersebut tersebar di 50 desa, 11 kecamatan.

Masing-masing kecamatan itu yakni Polanharjo, Delanggu, Ceper, Karanganom, Ngawen, Karangnongko, Klaten Utara, Kebonarum, Jogonalan, Manisrenggo, dan Prambanan.

Baca Juga: Dampak Tol Solo-Jogja, Kakek 85 Tahun Ini Jadi Miliarder hingga Kaget Lihat Uangya

Load More