SuaraSurakarta.id - SWN (37), warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sudah ditangkap polisi dan terancam hukuman penjara 15 tahun. Dia berurusan dengan polisi karena melakukan kekerasan seksual putri kandungnya sampai hamil.
Kejadian pertama berlangsung di rumah mereka pada Januari 2021 dan berulang lagi. "Pelaku tega menyetubuhi anak kandungnya sebanyak sembilan kali," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia dalam laporan Blokbojonegoro.
Akibat kekerasan seksual tersebut, korban hamil dan melahirkan bayi secara prematur.
Setiap kali SWN hendak memenuhi hasratnya, dia mengancam dan membentak putrinya terlebih dahulu.
Saat ini, SWN sudah meringkuk di tahanan Polres Bojonegoro.
Dia dijerat dengan Pasal 76D jo Pasal 81 ayat (3) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Terhadap Anak menjadi UU Pasal 81 ayat (3) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Selain menangkap SWN, polisi juga menyita barang bukti berupa satu potong selimut, satu potong kemeja lengan panjang, satu potong baju, dan celana dalam warna putih.
Berita Terkait
-
Arti Mimpi Hamil: Pertanda Rezeki Tak Terduga atau Cuma Beban Pikiran?
-
Sulit Hamil Jangan Salahkan Istri, Pemeriksaan Kesuburan Perlu Dilakukan Pasutri
-
5 Rekomendasi Cushion Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Mulai Rp80 Ribu
-
Syahrini Comeback: Ceritakan Kisah Pilu Keguguran 2 Kali dan Kehilangan Anak Kembar
-
Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa
-
Investasi Berkelanjutan Makin Kokoh, DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026
-
Abaikan SP 1 dari PT KAI, Warga Ledoksari Solo Tolak Kosongkan Lahan Untuk Perluasan Stasiun Jebres
-
BRI Siap Perluas Rekening Masyarakat dan Dorong Ekonomi Kerakyatan