SuaraSurakarta.id - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak besar terhadap ekonomi masyarakat Kota Solo. Mereka harus banting stir agar bisa bertahan untuk hidup.
Misalnya tempat hiburan, dan pariwisata di Kota Solo. Harus tutup total selama kebijakan PPKM dijalankan. Apalagi pembatasan mobilitas masyarakat itu sudah berjalan sekitar dua bulan.
Menyadur dari Solopos.com, Pengurus Paguyuban Pelaku Hiburan Indonesia (PPHI) Solo, Roy Triyana mengatakan penutupan tempat hiburan malam Kota Solo selama dua bulan terakhir karena penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 membuat para pekerja sektor itu kelimpungan.
“Para karyawan tempat hiburan malam Solo sudah sejak awal Juli banting setir,” tuturnya Jumat (20/8/2021).
Menurut Roy, para karyawan banting setir dikarenakan vakumnya bisnishiburan malam dua bulan terakhir. Mereka akhirnya berjualan menggunakan modal gaji bulan terakhir.
Ada yang berjualan gado-gado dan aneka usaha lainnya. Tapi usaha para karyawan tempat hiburan Kota Solo itu juga sepi pembeli.
“Mereka banting setir berbagai jenis usaha. Ada yang berjualan aneka gorengan dan gado-gado. Tapi karena aturan PPKM Level 4 yang membatasi waktu makan di tempat dan pembatasan mobilitas masyarakat, akhirnya ya redup juga usaha mereka,” sambungnya.
Nasib Pemandu Lagu
Mengenai nasib para pemandu lagu tempat karaoke selama penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level 4, Roy mengatakan sebagian dari mereka memilih pulang kampung. Sebab belum ada kepastian kapan tempat karaoke di Solo akan dibuka kembali seperti dulu.
Baca Juga: Teken SE Kegiatan di Rumah Ibadah Setelah PPKM Diperpanjang, Menag: untuk Beri Rasa Aman
Tapi ada juga pemandu karaoke yang bertahan di mes atau tempat indekos. Mereka menyambung hidup dengan berjualan berbagai barang koleksi, sembari berharap tempat karaoke dibuka lagi. Sebab mereka punya tanggung jawab mengirim uang ke kampung.
“Staf dan pemandu karaoke sama-sama kena dampak kebijakan PPKM Darurat dan PPKM Level 4. Harapan kami ya pemerintah bisa segera membuka kembali tempat hiburan malam Solo. Kalau harus dirembuk dulu kami selalu siap diajak bicara pemerintah,” urainya.
Lebih lanjut, Roy menjelaskan ada 30-35 tempat hiburan malam yang selama ini beroperasi di Kota Bengawan. Tempat hiburan malam sebanyak itu terdiri kafe dan tempat karaoke. Sedangkan yang khusus tempat karaoke sekitar 15 outlet atau lokasi di Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Yogyakarta dan Solo, Ajak Anak Berani Bereksplorasi
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino