SuaraSurakarta.id - Kerja sama Subdit Jatanras Polda Jateng, Tim Resmob Brimob Polda Jateng, dan Resmob Polresta Solo membuahkah hasil usai membekuk tiga pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil.
Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro melalui Kasubdit III Jatanras Polda Jateng, AKBP Agus Puryadi menjelaskan, mereka melakukan aksi kejahatan di sejumlah lokasi.
Ketiganya, yakni Nopri warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Yudha Sanjaya Putra warga Sidang Kelingi, Bengkulu dan Yulianto Nururahman warga Bedono Kluwung, Kemiri.
"Berkat kerjasama dari Tim IT, Jatanras Polda Jateng dam Reskrim Polresta Solo, ketiga pelaku berhasil ditangkap," kata Agus, Selasa (17/8/2021).
Dia memaparkan, ketiga pelaku terakhir melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di Kawasan Purworejo, Jawa Tengah pada 30 Juni lalu.
Dari informasi yang dihimpun, ketiga pelaku lebih dulu mengikuti mobil milik korban Salam warga Kaligesing, Purworejo.
Pelaku diduga sudah mengetahui jika korban membawa uang tunai sebanyak Rp 100 juta. Saat memarkirkan mobil, para pelaku berakhir dengan memecahkan kaca mobil dan menggasak uang tunai Rp 100 juta.
"Diduga korban sudah diikuti pelaku, sejak korban dari Bank Jateng cabang Purworejo dengan membawa uang tunai Rp 100 juta, kemudian uang tersebut dimasukkan korban ke dalam tas kresek warna hitam dan ditaruh di jok sebelah kiri sopir," jelasnya.
Saat itu, salah seorang saksi mengetahui itu dan memanggil korban. Korban dengan cepat mengecek kondisi mobil dan uang miliknya tidak berada di tempatnya.
Baca Juga: Polda Jatim Siap Bantu Buru Truk yang Sebabkan Ketua Umum MUI Kecelakaan di Tol Salatiga
"Kemudian korban berusaha mengejar pelaku, namun korban tidak berhasil. Dan, korban melaporkan kejadian ini ke Polres Purworejo," paparnya.
Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara mendalam, akhirnya ketiga pelaku berhasil dibekuk di Kawasan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon pada tanggal 13 Agustus lalu.
"Ketiga pelaku ini sudah kita buru lama sejak terjadinya kasus ini. Setelah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan, pelaku berhasil ditangkap. Dua pelaku berasal dari Sumatera dan satu pelaku dari Purworejo," ungkapnya.
Selain para pelaku, sejumlah barang bukti lainnya yakni, kunci T, pecahan busi, cincin paku pemecah kaca, handphone, motor dan barang bukti yang lain.
"Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP, tentang dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan dengan ancman penjara tujuh tahun. Saat ini tersangka sudah di amankan di Mapolda untuk menjalani pemeriksaan," tegas mantan Kasatreskrim Polresta Solo tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres