SuaraSurakarta.id - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI P Muchamad Nabil Haroen, mengkritik kinerja dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Sosok yang akrab disapa Gus Nabil itu menilai, saat ini Kemenkes harus lebih bekerja ekstra agar tidak terjadi kesenjangan vaksinasi di tingkat kota maupun kabupaten di Soloraya.
"Saya berharap tidak hanya Solo saja yang digencarkan. Di daerah penyangga lain juga harus dipercepat vaksinasinya karena itu juga lebih penting," kata Nabil saat mengecek vaksinasi di Gedung Warastratama, Rabu (4/8/2021).
Untuk itu, dirinya berharap untuk segera memberikan vaksin Covid-19 di kabupaten lain dalam hal ini Kemenkes.
"Jadi jangan hanya daerah daerah penting saja yang diberikan vaksin. Jangan sampai vaksin ini hanya bisa dinikmati masyarakat kota besar saja", ungkapnya.
Nabil juga menambahkan, bahwa di daerah penyangga Kota Solo saat ini program vaksinasi masih di bawah 20 persen.
"Ini menurut saya situasinya sangat cukup mengkhawatirkan. Kemenkes harus berkerja keras lagi," tegas Nabil.
Menurutnya, salah satu faktor kesenjangan tersebut dikarenakan masalah pada penyimpanan vaksin.
"Saya kira problemnya teknis, misalnya tidak adanya ruang penyimpanan," paparnya.
Baca Juga: Berbagai Pihak Dukung Keluarga Indonesia Ikutsertakan Anak dalam Vaksinasi Covid-19
"Namun yang paling penting adalah bagaimana Kemenkes memberikan perhatian yang serius. Saya melihat TNI Polri jauh lebih serius dan bekerja keras," tegas dia.
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Jelang Idul Fitri, Polres Karanganyar Awasi Distribusi BBM dan Bahan Pokok
-
Desak Pemerintah Audit Dana Hibah Keraron Solo, Ketua FBM: Masyarakat Berhak Tahu!
-
Jokowi Bocorkan Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Para Tokoh
-
7 Fakta Tragis Pemuda Tersengat Listrik di Wonogiri Hingga Meregang Nyawa
-
Gerak Cepat, Resmob Polresta Solo Tangkap Pelaku Curas Bersenjata Celurit